Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Laba Bersih BBTN Capai All Time High Namun NIM Menurun

12 Feb 2024, 15:47 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Sepanjang tahun 2023, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencetak kinerja keuangan yang impresif. Berdasarkan presentasi perusahaan, laba bersihnya tumbuh 15% dari Rp3,04 triliun menjadi Rp3,50 triliun. Asal tahu saja, capaian ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah, sekaligus melampaui estimasi konsensus sebesar 106% yang memproyeksikan laba bersih 2023 mencapai Rp3,3 triliun.


Perolehan tersebut tidak dibarengi dengan pertumbuhan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII). Pada tahun lalu NII mereka terkoreksi 10,1% dari Rp15,14 triliun menjadi hanya Rp13,62 triliun. Penyebabnya adalah beban bunga yang bengkak 36,4%, melebihi kenaikan pendapatan bunga 9,2%.


Laba bersih BBTN ditopang oleh pendapatan operasional sebelum provisi (PPOP) yang naik 3,5% mencapai Rp8,23 triliun. Beban provisi juga turun 6,8% menjadi Rp3,76 triliun. Sebagai informasi tambahan, angka beban provisi yang terpangkas sejalan dengan tren penurunan beban provisi yang dicatat oleh big bank seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (BMRI) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI), kecuali PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).


Kendati demikian, net interest margin (NIM) perseroan melemah 65 basis poin dari 4,4% menjadi 3,8%.


Dari segi operasional pinjaman, kredit disalurkan BBTN sepanjang tahun 2023 tumbuh sebesar 11,9% mencapai Rp333,7 triliun. Realisasi ini berada di atas target perusahaan 10-11%, didukung oleh pertumbuhan KPR sebesar 10,4% dan segmen high-yield 28,2%.


Pertumbuhan kredit dibarengi dengan risiko kredit bermasalah yang membaik. Di mana, rasio non-performing loan (NPL) menurun 37 basis poin dari 3,4% menjadi 3,0%.


Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 8,7% mencapai Rp349,93 triliun, di atas target pertumbuhan perusahaan di level 5-7%. Pertumbuhan ini didorong oleh current account saving account (CASA) yang naik 20,4% menjadi Rp188 triliun, sedangkan deposito turun sebesar 2,3% menjadi Rp161,92 triliun. Sehingga rasio CASA tercatat naik 521 basis poin mencapai 53,7%.


Loan to deposit ratio (LDR) tercatat naik 271 basis poin dari 92,7% ke level 95,4%. Hal ini menandakan bahwa likuiditas BBTN semakin menyempit, sehingga ruang untuk menyalurkan kredit semakin terbatas. 


Selain itu, LDR BBTN juga sudah berada di atas rentang aman yang ditentukan Bank Indonesia (BI), yaitu 78-92%. Namun, BBTN tetap menargetkan kredit tumbuh double digit di 2024 sebesar 10-11% dengan perbaikan NPL di bawah 3%.


Ke depan, kinerja BBTN akan mendapatkan sentimen positif dari spin off BTN Syariah yang diproyeksikan selesai pada kuartal II/2024. Suku bunga yang berpotensi dipangkas pada tahun ini juga akan menguntungkan BBTN karena bisa menurunkan beban bunga mereka yang saat ini menjadi penyebab penurunan NII. Target pertumbuhan laba bersih BBTN tahun 2024 berkisar 10-11%.


Saat ini valuasi BBTN terbilang murah, di mana price to book value (PBV) berada di level 0,65x, hampir mendekati minus 1 standar deviasi di 0,64x.


Lantas, bagaimana strategi trading saham BBTN? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi