Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

BMRI Pangkas Biaya Provisi 37%, Laba Bersih Tumbuh Positif

1 Feb 2024, 13:31 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Dilansir dari company presentation PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), sepanjang tahun 2023 perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 33,7% YoY dari Rp41,17 triliun menjadi Rp55,06 triliun. Perolehan ini didukung oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 9,08% YoY dari Rp87,90 triliun menjadi Rp95,88 triliun.


Kenaikan juga terjadi pada pendapatan operasional sebesar 10,4% YoY menjadi Rp138,65 triliun. Pendapatan operasional sebelum provisi (PPOP) naik 17,3% YoY menjadi Rp84,79 triliun. Sebagai informasi, PPOP adalah pendapatan operasional sebelum dikurangi dana yang disisihkan untuk menutupi kerugian dari kredit macet.


Di sisi lain BMRI berhasil menekan biaya provisi sebesar 37% YoY menjadi Rp10,14 triliun, sehingga ini semakin menggenjot kinerja laba bersih. 


Selain itu, penurunan biaya provisi juga menjadi tanda yang baik karena jika bank harus menyisihkan lebih sedikit uang untuk provisi, ini bisa berarti bahwa kredit yang diberikan bank berkualitas lebih baik, dengan risiko gagal bayar yang lebih rendah. 


Adapun biaya provisi yang turun menunjukkan BMRI  telah menjadi lebih baik dalam mengelola risiko kreditnya. Artinya, perusahaan menjadi lebih selektif dalam memberikan kredit atau lebih efektif dalam mengumpulkan pembayaran.


Kemudian dari sisi kredit, pada tahun 2023 BMRI menyalurkan kredit hingga Rp1.398 triliun atau tumbuh 16,3% YoY, melebihi panduan perusahaan 10-12%. Di tengah pertumbuhan kredit, kualitas kredit juga membaik, di mana rasio non-performing loan (NPL) berkurang 73 basis poin menjadi 1,19%. 


Kualitas pinjaman yang tercermin dari loan at risk (LAR) juga membaik menjadi 8,62%, jauh di angka tahun 2022 sebesar 11,9%.


Dana pihak ketiga BMRI naik 5,78% YoY mencapai Rp1.576 triliun dengan cost of credit (CoC) yang berkurang 59 basis poin menjadi 0,85%. Ini menghasilkan rasio current account saving account (CASA) yang tumbuh 88 basis poin menjadi 74,3%. Kenaikan CASA menandakan operasional bank dalam menghimpun dana cukup efektif.


Dari sisi likuiditas, tampaknya ruang untuk menyalurkan kredit semakin terbatas. Ini tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) yang menjadi 85,8%, di mana pada tahun sebelumnya hanya 73,4%. Namun, angkanya masih berada dalam rentang standar Bank Indonesia (BI), yaitu 78-92%.


Sepanjang 2023 net interest margin (NIM) BMRI naik tipis 1 basis poin ke level 5,48%. Hal ini merupakan sinyal positif dari kemampuan perusahaan dalam meningkatkan profitabilitas.


Saat ini saham BMRI diperdagangkan dengan valuasi price to book value (PBV) 2,85x. Angka ini melewati plus 2 standar deviasi di 2,57x. Itu berarti, saham BMRI sudah sangat premium secara valuasi.


Lalu, bagaimana strategi investasi sahamnya? Temukan jawabannya di Emvest, program belajar saham online dan case study portfolio design jangka panjang. 


Klik di sini untuk dapat informasi selengkapnya.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi