Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

BBNI Tetap Konsisten Di Tahun 2023, Meraup Laba Hingga Rp20,9 Triliun

26 Jan 2024, 17:42 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Salah satu bank milik BUMN RI, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada tutup tahun 2023 mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga +12,5% YoY atau secara tahunan menjadi Rp61,5 triliun. Sejalan dengan beban bunga yang naik +51,4% menjadi Rp20,2 triliun (vs. FY22 Rp13,3 triliun), sehingga membuat pendapatan bunga bersih cenderung tergerus tipis -0,1% YoY atau secara tahunan menjadi Rp41,3 triliun.


Meski demikian, laba bersih yang dibukukan BBNI hingga Desember 2023 berhasil tumbuh +14,2% secara tahunan atau mencapai Rp20,9 triliun.


Pencapaian ini didorong oleh pendapatan operasi BBNI sebesar Rp62,8 triliun. Angka ini naik +2,1% dari periode tahun yang sama di tahun 2022 (secara tahunan/YoY). Adapun naiknya pendapatan bunga juga disokong oleh penyaluran kredit yang cukup ekspansif hingga Rp695,1 triliun atau naik +7,6% YoY.


Kontribusi terbesar dari penyaluran kredit BBNI masih berasal dari segmen bisnis perbankan, yang berhasil menyumbang 80,8% dari total kredit, sedangkan segmen konsumen sebesar 17,9%.


Masih seputar penyaluran kredit, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) BBNI berada di level 2,1%. Angka ini turun dari level sebelumnya di tahun 2022 sebesar 2,8%. NPL yang dicatat juga berada di level yang sehat, mengingat batas aman NPL yang moderat mesti di bawah 5% menurut Bank Indonesia (BI)/


Adapun Net Interest Margin (NIM) BBNI tercatat 4,6% di sepanjang tahun 2023. Selain itu, pertumbuhan juga terjadi pada Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mampu meraup Rp810,7 triliun atau naik +5,4% YoY.


Dari sisi inisiatif digital, BBNI juga ternilai positif dengan tingkat user yang berhasil direkrut melalui  naik +19,1% YoY dan nilai transaksi mobile banking yang dihasilkan mencapai Rp1,2 ribu triliun (naik +51,6% YoY). BBNI pun juga berhasil menggandeng lebih dari 4 ribu partners dan 280 API Services.


Lantas, kapan investor dapat mencari peluang investasi di saham BBNI? Bagaimana strategi investasinya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


~RJ~


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi