Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Dulu Pendorong Ekonomi, Sekarang Beban Ekonomi: Property Infrastructure dan Hutang LGFV di China

20 Jan 2024, 12:32 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Penurunan Penjualan Properti. Penjualan properti di seluruh Cina mencapai puncaknya pada tahun 2021, dengan total 18.2 triliun yuan ($2.5 triliun). Namun, pada tahun berikutnya, terjadi penurunan yang signifikan hingga 4.9 triliun yuan, atau -27% dari puncaknya, penurunan terbesar sejak 1998. Analis memperkirakan pada tahun 2023 ada penurunan sebesar 1.8 triliun yuan, menjadikan property sales di China selama 2023 di angka 11.5 triliun yuan.




Dampak Ekonomi. Penurunan yang terjadi di sektor properti China ini menjadi beban ekonomi. Padahal, sebelumnya ekonomi China didorong oleh sektor properti yang expanding. Output dari sektor properti menyusut -51 miliar yuan pada 3 kuartal di 2023 setelah pada 2022 menurun -340 miliar yuan. Perlu diketahui bahwa sektor properti China memiliki pengaruh ke 60 sektor lain, mulai dari bahan baku hingga peralatan rumah tangga, sehingga ketika penjualan properti menurun ini akan turut menggerus 60 sektor lain yang berakibat melambatnya GDP. Dari data di bawah (figure 2) menunjukan sektor properti tidak lagi menjadi pendorong GDP China. Salah satu penyebabnya adalah melambatnya LGFV.




Local Government Financing Vehicle (LGFV). LGFV adalah mekanisme pendanaan oleh pemerintah daerah di China yang biasanya berbentuk perusahaan investasi dengan meminjam uang untuk membiayai pengembangan real estat dan proyek infrastruktur di tingkat daerah. LGFV dapat meminjam uang dari bank atau menjual obligasi yang dikenal sebagai "municipal investment bonds" yang diterbitkan untuk membiayai proyek-proyek besar di tingkat daerah yang tidak dapat didanai hanya melalui pendapatan anggaran tahunan. Mekanisme LGFV: 




LGFV meminjam uang dari kreditur, kebanyakan dengan menjual obligasi di pasar modal. LGFV kemudian memberikan pendanaan untuk proyek-proyek besar di daerah. engembangan ini biasanya meningkatkan nilai tanah di sekitarnya, yang dimiliki oleh pemerintah lokal. Sehingga hal ini bisa menambah  pendapatan pemerintah lokal melalui penjualan hak penggunaan tanah (Land Use Rights, LUR) oleh pemerintah lokal. LGFV kemudian dapat membayar kembali pinjamannya menggunakan pendapatan dari sewa tanah dan pendapatan dari proyek yang telah selesai. Jika sumber pendapatan ini tidak cukup, LGFV dapat menerbitkan obligasi baru sebagai langkah sementara untuk membayar obligasi yang lebih lama.




Besaran LGFV telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran tentang ketidakmampuan pemerintah lokal untuk membayar LGFV dan meningkatkan kemungkinan gagal bayar.


Kondisi LGFV. Saat ini LGFV berada di masa yang krusial karena uang tunai yang tersedia untuk membayar utang jangka pendek terus menurun.




Hal ini mendorong keterlambatan pembayaran kepada pemilik modal, di mana LGFV telah terlambat membayar utang jangka pendek yang diterbitkan kepada kontraktor seperti perusahaan konstruksi. Tingkat jatuh tempo (maturity) utang LGFV di China diproyeksikan mencapai rekor pada 2024. Walaupun pemerintah pusat di China telah menjalankan program senilai 1 triliun yuan yang memungkinkan pemerintah daerah menukar sebagian utang LGFV dengan obligasi resmi dengan tingkat bunga lebih rendah, namun ini hanya mencakup sebagian kecil dari sekitar 9 triliun yuan utang LGFV.


Lantas apakah turunnya sektor properti di China akan berimbas ke Indonesia? 

China adalah mitra utama ekspor Indonesia, data dari Trading Economics di tahun 2022 sebesar 23% total ekspor atau setara $65.92 miliar USD bertujuan ke China, angka ini cukup besar jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua sebesar 10% dari total ekspor atau $28.24 miliar USD, sehingga penurunan GDP China pasti akan mempengaruhi ekonomi Indonesia, walaupun tidak secara signifikan.


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-MNF-


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.


Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi