Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Laut Merah Hingga Potensi Inflasi dan Suku Bunga

9 Jan 2024, 15:43 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Laut Merah adalah satu-satunya rute ke Terusan Suez yang menghubungkan Asia/Tiongkok dan Eropa. Sekitar 12% perdagangan global melewati Terusan Suez, mewakili 30% dari seluruh lalu lintas kontainer global, dan lebih dari $1 triliun barang per tahun, serta sekitar 7 juta barel minyak per hari melewati Laut Merah. Hal ini menjadikan Laut Merah dan Terusan Suez sebagai rute utama perdagangan global. 


Lantas, gimana pengaruhnya ke lalu lintas kapal? Setengah dari kapal kontainer yang secara teratur transit di Laut Merah dan Terusan Suez menghindari rute tersebut karena ancaman serangan yang dilakukan oleh Houthi, menurut penghitungan yang dikumpulkan oleh Flexport Inc. Pengalihan perjalanan melalui sekitar Afrika dapat memakan waktu hingga 25% lebih lama dibandingkan menggunakan Terusan Suez antara Asia dan Eropa, selain itu, tarif shipping dari Asia ke Eropa berpotensi meningkat 2x lipat.


Mungkinkah hal ini memicu krisis supply-chain? Biaya tambahan dan penundaan pengiriman barang-barang penting dapat meningkatkan harga global.  Berdasarkan pengalaman yang terjadi ketika lalu lintas di terusan Suez terhenti karena kapal Ever Given terjebak di Terusan Suez pada tahun 2021 selama 1 minggu, butuh beberapa bulan agar rantai pasokan internasional dapat berjalan lancar kembali. Karena ketegangan di Laut Merah belum terlihat mereda, maka potensi gangguan supply global terutama dari dan ke Eropa semakin meningkat.


Lantas, apa hubungannya dengan suku bunga The Fed? Ketegangan di Laut Merah secara tidak langsung dapat memengaruhi keputusan suku bunga The Fed. Perlu diketahui bahwa The Fed menargetkan inflasi di level 2%. Gangguan dalam rantai pasokan dapat menyebabkan penundaan pengiriman barang dan biaya tambahan, yang pada gilirannya meningkatkan harga global. Ketika harga barang naik, ini bisa menyebabkan inflasi. Meskipun AS tidak langsung bergantung pada Terusan Suez untuk perdagangan, namun gangguan di sana bisa berdampak pada ekonomi global, yang pada akhirnya memengaruhi ekonomi AS. Ini, pada gilirannya akan berdampak pada ketetapan suku bunga  The Fed  untuk mencapai tujuan ekonomi makro mereka. Sebagai informasi tambahan kenaikan inflasi juga potensi terjadi di zona Euro dengan perkiraan menjadi 2,3% dari 2,2% sebagai akibat dari lonjakan biaya pengiriman atau cargo.


Bagaimana potensi dan strategi trading saham menghadapi geopolitik global? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-MNF-


Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi