Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Indonesia Temukan Banyak Cadangan Migas, Ini Efeknya Jika Salip Kapasitas Arab Saudi

29 Des 2023, 16:33 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emtraders, belakangan ini terdengar kabar terkait penemuan cadangan minyak dan gas (migas) di beberapa wilayah di Indonesia. PT Pertamina EP menemukan dua lokasi baru yang mengandung migas di Jawa Barat, tepatnya di Indramayu dan Bekasi. 


Hasil uji produksi di lokasi Indramayu menunjukkan kemampuan menghasilkan 30 barel minyak per hari (BOPD), gas 2,08 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dan kondensat 15,05 barel per hari (BCPD). Temuan ini dari sumur East Akasia Cinta (EAC)-001 wilayah kerja Jatibarang Field.


Sementara itu di Bekasi hasilnya lebih besar, dengan minyak 402 BOPD dan gas 1,09 MMSCFD. Temuan berasal dari sumur East Pondok Aren (EPA)-001 wilayah kerja Tambun Field.


Tidak sampai situ saja, perusahaan energi asal Arab Saudi Mubadala Energy juga menemukan cadangan gas bumi dari sumur Eksplorasi Layaran-1, Blok South Amandan, Aceh. Sumur dengan sukses mengalirkan kualitas gas dengan kapasitas 30 MMSCFD, lebih besar dibandingkan EAC-001 dan EPA-001.


Adapun berdasarkan laporan dari Mubadala Energy, temuan sumur Layaran-1 memiliki potensi mencapai 6 triliun kaki kubik (TCF). 


Selain ketiga lokasi tersebut, masih ada beberapa lokasi penemuan lainnya. Namun, yang menarik adalah, temuan di Aceh sendiri disinyalir sudah melebihi kapasitas Arab Saudi. 


Menurut keterangan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Teuku Raja Kemangan, cadangan migas itu diprediksi mencapai 4.685 miliar barrel. Artinya, sumur Layaran-1 memiliki cadangan 18 kali lebih besar dibandingkan Arab Saudi dengan cadangan hanya 267 miliar barrel.


Bukan hanya Arab Saudi, jumlah cadangan migas yang terdapat di Aceh justru melampaui Venezuela yang memiliki cadangan sebesar 303 miliar barel. Hal ini mengejutkan mengingat Venezuela saat ini dikenal sebagai negara dengan cadangan migas terbesar di dunia.


Penemuan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mencapai target produksi minyak 1 juta BOPD dan gas bumi 12 MMSCFD pada tahun 2030.


Pertanyaannya, apa dampak positif yang akan dirasakan jika Indonesia memimpin dalam hal cadangan migas? 


Untuk diketahui, saat ini minyak masih menjadi bahan bakar utama. Sedangkan gas sebagai alternatifnya. Tentu Indonesia akan sangat diuntungkan dengan kepemilikan cadangan migas yang besar karena dengan begitu Indonesia bisa menjadi raja minyak dunia.


Namun, dengan catatan Indonesia harus dapat mengolah dan memanfaatkannya dengan baik agar bisa dijual dengan nilai tambah. Jika tidak, otomatis hanya migas mentah saja yang dijual, sehingga nilai jual pun rendah dan penghasilan yang didapat menjadi kurang maksimal.


Kabar baiknya, saat ini pemerintah sedang gencar melakukan hilirisasi komoditas untuk memperoleh nilai tambah. Di saat yang bersamaan, emiten migas memerlukan adanya pendanaan yang lebih untuk membuat smelter, tempat pengolahan migas dan komoditas lain.


Jika program ini terlaksana dengan baik, maka ekonomi Indonesia bisa jadi semakin solid lantaran efek hilirisasi akan terasa di semua sektor.


Sebab melalui hilirisasi, bahan bakar nantinya bisa diolah sendiri, sehingga biaya bisa jauh lebih murah. Selain itu, distribusi produk menjadi semakin hemat dan bahan bakar untuk mesin-mesin pabrik semakin irit. Multiplier effect-nya berujung pada tingkat inflasi yang dapat lebih terjaga, potensi penghematan APBN hingga meningkatkan daya tarik investor karena kemudahan akses bahan bakar minyak .

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi