Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Daftar Sektor yang Dilirik SRTG untuk Investasi di 2024

28 Des 2023, 14:41 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) berencana mengalokasikan dana investasi hingga US$150 juta, atau sekitar Rp2,32 triliun (dengan kurs Rp15.503 per dolar AS), untuk tahun 2024. 


Dana ini tidak hanya akan digunakan untuk mendanai perusahaan baru tetapi juga untuk menambah modal pada investasi yang sudah ada dalam portofolio SRTG. Pendanaan ini akan membantu beberapa proyek yang memerlukan suntikan modal untuk berkembang. 


Contohnya sektor teknologi dan digital seperti Bersama Digital Data Centres, Julo, dan CityVision yang porsinya berpotensi ditambah seiring dengan berkembangnya modernisasi.


Meskipun memiliki target investasi yang tinggi, SRTG tidak akan memaksa penggunaan seluruh dana tersebut jika tidak terdapat peluang investasi yang menjanjikan. SRTG secara konsisten mendapatkan dana dari dividen, namun belum dapat memperkirakan jumlah dividen yang akan diterima di akhir tahun 2023. Sebagai informasi, hingga September 2023, SRTG telah menerima dividen sebesar Rp2,9 triliun.


SRTG juga memperoleh pendanaan dari pinjaman bank yang bersifat sebagai fasilitas tambahan yang hanya akan digunakan bila diperlukan. 


Pada tahun 2024, SRTG berencana menargetkan empat sektor utama untuk investasi. Pertama, sektor yang terkait dengan hilirisasi nikel untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik (EV). 


Kedua, sektor energi baru terbarukan (EBT), termasuk investasi di pembangkit listrik tenaga surya Xurya dan proyek lain di bidang energi terbarukan.


Ketiga, sektor pelayanan kesehatan, di mana SRTG masih mencari peluang investasi meskipun telah melepas kepemilikan di Primaya Hospital. Potensi pertumbuhan di sektor kesehatan dinilai tinggi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, dengan peluang meliputi rumah sakit hingga klinik.


Terakhir, sektor konsumer. Namun, SRTG lebih memilih berinvestasi pada level business-to-business (B2B), mendukung infrastruktur sektor tersebut, alih-alih terlibat langsung dalam proses produksi barang jadi. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko yang dihadapi oleh SRTG.


Mau tahu prospek terkait kinerja SRTG selengkapnya? Bagaimana strategi tradingnya agar profit maksimal? 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi