Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Bocoran Saham Ritel yang Valuasinya Terdiskon, Kamu Harus Tahu!

28 Des 2023, 10:27 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Di penghujung tahun, biasanya konsumsi masyarakat akan meningkat. Hal ini sejalan dengan banyaknya aktivitas yang berlangsung selama periode ini seperti liburan atau bersilaturahmi. Belum lagi, adanya pencairan bonus akhir tahun akan semakin menopang belanja masyarakat. 


Adapun faktor lainnya berasal dari perhelatan pilpres 2024 yang berbarengan dengan pemilu legislatif dan pilkada. Di mana, pemerintah tengah gencar melakukan bansos sembako dan bantuan tunai dampak El Nino untuk keluarga dengan pendapatan rendah. 


Meskipun tingkat konsumsi kali ini diperkirakan tidak sesignifikan pemilu-pemilu sebelumnya, kenaikan konsumsi diproyeksi tetap akan terjadi. 


Apalagi, tren konsumsi rumah tangga nasional pada Q3 2023 sudah kembali ke level sebelum pandemi.


Oleh sebab itu, saham ritel dinilai menjadi cukup potensial lantaran model bisnisnya yang berkaitan langsung dengan tingkat konsumsi masyarakat. Jika konsumsi meningkat, maka ada kemungkinan permintaan terhadap produk dari emiten ritel ikut meningkat, sehingga secara profitabilitas akan diuntungkan.


Baca juga: Prospek Saham Ritel Menuju Liburan Akhir Tahun 2023


Simak dulu kinerja keuangan kuartal empat selama 3 tahun terakhir dari beberapa saham ritel berikut ini.



Terlihat rata-rata emiten ritel mencatatkan pertumbuhan kinerja dua hingga tiga digit secara kuartalan pada kuartal empat. Hanya MIDI yang laba bersihnya turun pada Q4 2022 dan Q4 2021. Namun, secara keseluruhan, kinerja keuangan ritel pada periode ini cukup baik didorong oleh sentimen akhir tahun.


Pertanyaannya, mana yang valuasi sahamnya terdiskon? Berikut jawabannya.


Jika dibandingkan dengan historisnya masing-masing, semua saham ritel di atas terdiskon secara price to earnings value (PER), kecuali MIDI yang sudah premium. Namun secara sektoral, LPPF memiliki PER yang paling murah.


Kemudian berdasarkan price to book value (PBV) saham ritel yang terdiskon secara historis antara lain ACES, ERAA, RALS, dan MIDI. Adapun valuasinya yang paling murah secara sektoral adalah ERAA.


Baca juga: Saham Ritel Saling Unjuk Gigi, yang Mana Favorit Kamu?


Lalu, bagaimana strategi tradingnya? Mana yang saat ini cukup menarik untuk buy? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi