Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Makin Mantap! 330 Investor Berkomitmen Masuk ke Proyek IKN, 45% dari Investor Asing

27 Des 2023, 14:17 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa sekitar Rp 50 triliun investasi asing telah dialokasikan untuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Investasi ini terfokus pada sektor jasa seperti perhotelan, mal, pendidikan, dan rumah sakit, dan berasal dari negara-negara di Eropa dan Asia. Realisasi investasi ini dijadwalkan akan terjadi pada semester II tahun 2024, mengingat pemerintah saat ini masih memprioritaskan realisasi investasi dalam negeri.


Otorita IKN (OIKN) mencatat setidaknya ada sebanyak 330 Letter of Intent (LOI) yang sudah masuk. LOI adalah dokumen penting investor sebagai tahap awal dalam mengkomunikasikan komitmen investasinya secara langsung kepada OIKN, dengan mencantumkan sektor atau peluang investasi yang menarik bagi mereka. Kemudian OIKN mengevaluasi kelayakan dan kemampuan investor sesuai dengan skala prioritas IKN. 


Dari 330 LOI, 45% berasal dari investor asing. Negara-negara seperti Singapura, Jepang, China, dan Malaysia mencatatkan jumlah investor yang menyampaikan LOI cukup signifikan. Singapura mengirim 28 LOI, sementara Jepang sebanyak 25 LOI, China 21 LOI, dan Malaysia mengajukan 20 LOI. Selain itu, Korea Selatan juga terlibat dengan 10 LOI, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 6 LOI, Spanyol dengan 4 LOI, dan Finlandia dengan 3 LOI.


Dari dalam negeri, tercatat sebanyak 187 komitmen LOI yang telah disampaikan kepada OIKN. Bambang Susantono, Kepala OIKN, menyatakan bahwa hingga akhir tahun ini, nilai investasi swasta yang telah mengalir ke IKN mencapai Rp 45 triliun.


Daftar Investor IKN

Tercatat beberapa investor yang telah memulai kegiatan di IKN. Salah satunya, konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) telah melaksanakan groundbreaking untuk proyek pembangunan mal, hotel, dan perkantoran pada tanggal 21 September 2023. Selain ASG, terdapat investor yang ikut berpartisipasi, di antaranya:

1. Agung Sedayu Group (Sugianto Kusuma)

2. Salim Group (Anthony Salim)

3. Sinarmas Group (Franky Widjaja)

4. Pulau Intan (Pui Sudarto)

5. Grup Djarum (Budi Hartono)

6. Wings Group (William Katuari)

7. Adaro Group (TP Rachmat/Boy Thohir)

8. Barito Pacific (Prajogo Pangestu)

9. Mulia Group (Eka Tjandranegara)

10. Grup Astra (Soeryadjaya).


Adapun pihak terbaru yang telah melaksanakan groundbreaking tahap 2 di bulan November 2023, antara lain seperti berikut: 

1. Mayapada Hospital

2. Pakuwon Group

3. JIS Hermina

4. Bank Indonesia

5. BPJS Ketenagakerjaan 

6. PLN Indonesia


Sesuai dengan tujuan awal proyek IKN, yakni sebagai simbol pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun pembangunan. Proyek IKN berpotensi menghasilkan jaringan distribusi yang lebih luas, akses menjadi lebih mudah, stabilitas harga bahan baku pembangunan dengan ekonomi yang lebih stabil. Average Selling Price (ASP) lebih terkendali, sehingga harapannya kinerja perusahaan bisa lebih konsisten ke depannya.


Bagaimana potensi dan strategi trading pada saham proyek IKN? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-AB-


Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi