Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Masa Kampanye Pemilu Dimulai, Pendapatan Iklan SCMA Bakal Membaik?

11 Des 2023, 09:04 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emiten televisi PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) membukukan penurunan pendapatan iklan 3,52% menjadi Rp4,94 triliun hingga September 2023. Hal ini lantas mengikis kinerja perusahaan secara keseluruhan karena segmen iklan merupakan kontributor utama pendapatan SCMA.


Segmen iklan terkoreksi karena adanya penurunan belanja iklan bersih sebesar 6,3% oleh 20 pengiklan teratas di saluran free-to-air (FTA) utama. Sebab perusahaan e-commerce dan pengiklan lainnya tengah berhati-hati dalam menggunakan dana mereka di tengah ketidakpastian ekonomi makro.


Penurunan pendapatan iklan SCMA ini juga tidak lepas dari dampak dari digitalisasi dan Analog Switch Off (ASO). Di mana, pelaku usaha sebagian besar beralih mengiklankan produknya ke berbagai macam platform digital dan media sosial karena harganya yang lebih murah. Selain itu cakupan jaringan ASO juga belum terlalu luas membuat belanja iklan dalam negeri cenderung turun.


Meski begitu, pelemahan yang terjadi pada belanja iklan bersih dari pengiklan teratas SCMA sebenarnya sudah jauh lebih baik. Di mana, sebelumnya pada semester I/2023, turunnya lebih tinggi sebesar 9,8%. 


Pendapatan iklan SCMA ke depannya akan ditopang oleh perhelatan kampanye. Seperti yang kita tahu, masa kampanye untuk pemilu 2024 sudah dimulai sejak 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Biasanya, pada periode ini akan ada banyak tayangan iklan terkait kampanye para capres dan cawapres.  


Saat ini SCMA sudah menayangkan iklan terkait pemilu, dan meskipun target pendapatan spesifik untuk iklan tersebut belum ditetapkan untuk tahun politik ini. Perusahaan membidik penayangan iklan yang memberikan informasi kepada masyarakat tentang kebijakan dan rencana calon pemimpin nasional menjelang pemilu 2024 guna memfasilitasi pilihan pemungutan suara yang lebih tepat.


Tidak hanya iklan terkait pemilu, selama musim kampanye biasanya sebagian besar perusahaan fast moving consumer goods atau FMCG tertarik untuk meningkatkan aktivitas iklan mereka. Langkah ini dilakukan dalam upaya memanfaatkan momen subsidi atau bantuan langsung yang diberikan ke masyarakat.


Adapun sebagian besar merek FMCG telah beralih dari iklan format digital ke televisi karena iklan televisi dinilai menjadi media yang lebih efektif.


Mempertimbangkan beberapa hal tadi, diperkirakan kinerja pendapatan iklan SCMA akan membaik pada kuartal IV/2023 dan kuartal I/2024. 


Sebagai informasi, pendapatan SCMA hingga September 2023 turun 3,25% menjadi Rp4,79 triliun didorong oleh penurunan pendapatan iklan sebagai kontributor utama. Sehingga laba bersih perusahaan ikut tergerus 71,56% menjadi Rp236,59 miliar. Melemahnya laba bersih dikarenakan pembengkakan beban program dan siaran 17,58%, beban operasi lainnya 157%, serta bagian rugi dari entitas asosiasi yang naik 161%.


Lantas, apakah saat ini saham SCMA cukup menarik? Bagaimana strateginya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


PROMO join/perpanjang VIP Emtrade 12 bulan, bonus 10 bulan, total dapat 22 bulan membership. Terbatas hanya sampai 12 Desember 2023!


Tap di sini untuk klaim promonya sekarang

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Jelang Lebaran, Gimana Potensi dan Kinerja Emiten Poultry Secara Historis?

4 Apr 2024, 11:55 WIB
article
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

Unboxing Saham Terkait Program Prabowo-Gibran, Seberapa Diuntungkan?

16 Feb 2024, 16:33 WIB
article
ArtikelInsight

Pemilu di Depan Mata, Ini Deretan Emiten yang Terafiliasi Masing-Masing Paslon

13 Feb 2024, 12:11 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi