Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

ARTO Rilis GoPay Tabungan Syariah, Gimana Kinerja Keuangannya?

8 Des 2023, 13:58 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Bank Jago Tbk (ARTO) bersama dengan GoPay, unit bisnis PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), baru saja memperkenalkan GoPay Tabungan Syariah by Jago. Fitur ini menggabungkan layanan GoPay dengan manfaat perbankan syariah, sehingga nasabah bisa bertransaksi dengan akad Wadiah Yad Dhamanah.


Singkatnya, akad Wadiah Yad Dhamanah adalah akad yang berbasis syariat Islam, di mana bank sebagai pihak penerima titipan harta boleh memanfaatkan titipan tersebut. Bank tidak menjanjikan imbalan dan nasabah tidak ikut menanggung jika ada kerugian.


Adanya opsi transaksi yang berbasiskan syariat Islam ini, diharapkan bisa mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia. Perseroan juga melihat adanya potensi pasar yang cukup besar di Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk mengerek kinerja ke depan.


Menurut data OJK, per bulan Juli 2023, sektor keuangan syariah (bank dan IKNB syariah) baru mencapai 7,16% dari total aset keuangan nasional di Indonesia dengan indeks inklusi keuangan syariah hanya 12,1% pada tahun 2022. 


Sebelumnya GoPay Tabungan by Jago juga sudah dirilis pada bulan Oktober 2023. Pengguna bisa memperoleh bunga sebesar 2,5% per tahun pada saldo akun mereka. Platform ini memperoleh 200.000 pengguna dalam waktu seminggu setelah peluncurannya, mewakili tingkat aktivitas lebih dari 85%. Selain itu, telah mencatat lebih dari 1,3 juta transaksi dengan total volume lebih dari Rp175 miliar sejak diluncurkan.

Perlu diketahui, kehebatan bank digital bisa dilihat dari banyaknya platform e-commerce yang dimiliki. Semakin banyak platform dan layanan digital tersebut, maka income yang didapat bank digital semakin tinggi karena tingkat transaksinya berpotensi meningkat. 


Belum lagi jika bank digital tersebut memiliki sistem pembayaran sendiri, otomatis proses mengalirnya dana masuk ke bank digital semakin besar. Harapannya hal positif ini dapat terjadi ke ARTO, yang mana langkah terbarunya melalui rilisnya Gopay Tabungan Syariah ini.

Kinerja Keuangan ARTO

ARTO mencatat kinerja keuangan yang cukup baik hingga September 2023. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 22,9% menjadi Rp1,20 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp984 miliar. 


Laba bersih tumbuh 23,7% menjadi Rp50 miliar dari sebelumnya Rp41 miliar. Namun, net interest margin (NIM) tergerus tipis menjadi 10,4% (vs 10,6% pada 9M22).


Secara keseluruhan, kredit naik 33% menjadi Rp10,87 triliun, ditopang oleh kredit non syariah yang mengalami peningkatan 69,2% mencapai Rp9,96 triliun. 


Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sudah membaik menjadi 125% (vs 171% pada 9M23), meski angkanya masih di atas standar BI.


Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 41,5% menjadi Rp10,30 triliun. Rasio current account saving account (CASA) tumbuh menjadi 73% (vs 70% pada 9M22). Hal ini pertanda bagus karena semakin besar CASA, semakin efisien bank dalam menghimpun dana karena cost of fund yang rendah.


Lalu bagaimana dengan kinerja unit usaha syariah (UUS) secara spesifik? UUS ARTO mengalami penurunan laba bersih 86,6% menjadi Rp29,35 miliar. 


Penurunan ini didorong pendapatan piutang yang melemah sebesar 45,75% menjadi Rp224,21 miliar. Seiring dengan hal tersebut, pendapatan setelah distribusi bagi hasil perseroan juga mengalami penurunan sebesar 45,59% menjadi Rp208,64 miliar.


Unit syariah mengalami penurunan pembiayaan 60% menjadi Rp905 miliar. Namun, rasio non performing financing (NPF) net berhasil menyusut sebesar 211 basis poin menjadi 0,99%.


Nah, itu tadi adalah ulasan singkat mengenai perilis GoPay Tabungan Syariah dan kinerja keuangan terbaru ARTO. Mau tahu strategi trading saham ARTO? 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


PROMO join/perpanjang VIP Emtrade 12 bulan, bonus 10 bulan, total dapat 22 bulan membership. Terbatas hanya sampai 12 Desember 2023!


Tap di sini untuk klaim promonya sekarang

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Jelang Lebaran, Gimana Potensi dan Kinerja Emiten Poultry Secara Historis?

4 Apr 2024, 11:55 WIB
article
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

BEI Terapkan Mekanisme Full Call Auction, Simak Dampaknya ke Investor

26 Mar 2024, 12:18 WIB
article
ArtikelInsight

ADRO Punya Proyek EBT Jumbo, Begini Prospeknya

22 Mar 2024, 13:35 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi