Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Performa Keuangan NCKL Cemerlang di Tengah Penurunan ASP

6 Des 2023, 10:08 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Hingga September 2023,  PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) membukukan kinerja yang cemerlang. Pendapatan perseroan melonjak 135,1% YoY menjadi Rp17,30 triliun dari periode sama tahun lalu Rp7,35 triliun. Adapun laba bersihnya juga tumbuh 23,8% YoY menjadi Rp4,46 triliun dari Rp3,60 triliun.


Pada periode ini, pendapatan pengolahan nikel naik 170,30% YoY menjadi Rp14,86 triliun. Sementara itu, penambangan nikel naik 31,03% YoY menjadi Rp2,43 triliun.


Meskipun rata-rata harga jual (average selling price/ASP) feronikel melemah 24% YoY menjadi hanya US$14.090 per ton, masih bisa diseimbangi oleh volume penjualannya yang melesat 266% YoY mencapai 69.785 ton. Di sisi lain, volume penjualan MHP naik 18% YoY menjadi 34.897 ton.


Seiring dengan lonjakan kinerja secara top line, NCKL mengalami pembengkakan pada beberapa pos beban. Misalnya seperti beban pokok penjualan +210,31% YoY, beban penjualan, umum, dan administrasi +69,02% YoY, beban lainnya +387% YoY, serta biaya keuangan +79,18% YoY


Namun, di saat bersamaan, perusahaan juga berhasil memperoleh pendapatan lain di bawah garis operasional. Di antaranya adalah pendapatan lainnya +27,20% YoY serta pendapatan keuangan +972% YoY.


Secara kuartalan, kinerja NCKL terpantau positif. Pada kuartal III/2023 pendapatan NCKL naik 29,3% QoQ menjadi Rp7,1 triliun. Pertumbuhan terutama didorong oleh kenaikan volume penjualan yang mengimbangi penurunan ASP feronikel 10% QoQ dan MHP 15% QoQ. Salah satunya berkat peningkatan output dari pabrik peleburan HJF milik NCKL hingga 70,6% QoQ. Begitu pun dengan laba bersih yang naik 24,9% QoQ menjadi Rp1,7 triliun. 


NCKL masih membukukan margin tunai yang solid sebesar US$3,2 ribu per ton pada kuartal III/2023. Berkat fasilitas produksinya yang terintegrasi penuh, NCKL mencatatkan kinerja terbaik dibandingkan peers dalam negeri yang hanya merealisasikan margin tunai sebesar US$2,5 ribu per ton.


Sebagai informasi tambahan, NCKL melakukan akuisisi terhadap 29% kepemilikan tambang Gane Permai Sentosa (GPS) dan 99% kepemilikan tambang Gane Tambang Sentosa (GTS) dengan total biaya Rp56,7 miliar. Hal ini diperkirakan akan memberikan dampak positif signifikan bagi perusahaan. 


Perusahaan mengindikasikan tambahan cadangan limonit dan saprolit masing-masing sebesar 74 dan 39 juta ton, yang dapat menghasilkan margin tunai sebesar Rp20 triliun.


Namun demikian, ada sedikit hambatan dari sisi harga feronikel turun yang 12% sejak akhir kuartal III/2023 tanpa ada tanda-tanda pemulihan permintaan dari China dalam waktu dekat.


Lalu, bagaimana neraca keuangannya? Aset NCKL tercatat naik 30,29% YoY menjadi Rp45,08 triliun. Sementara itu, utang berkurang 12,06% YoY menjadi Rp17,91 triliun dengan ekuitas atau modal yang meningkat 90,96% YoY mencapai Rp27,17 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa NCKL memiliki ekuitas positif karena lebih besar dibandingkan utangnya.


Dengan demikian, rasio debt to equity (DER) 0,30x dan debt to asset (DAR) 0,18x. Saat ini saham NCKL diperdagangkan dengan valuasi price to earnings ratio (PER) 10,76x.


Mau tahu strategi trading saham NCKL selengkapnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi