Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Market Share INTP Turun Meski Volume Penjualan Naik Double Digit, Kenapa?

28 Nov 2023, 09:58 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Pada bulan Oktober 2023, emiten semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan peningkatan yang positif dalam penjualan semen. Volume penjualan mereka naik sebesar 15,5% YoY menjadi 1,6 juta ton semen.


Hal ini ditopang oleh peningkatan penjualan semen kantong sebesar 14,9% YoY dan semen curah sebesar 17% YoY. Penjualan di Pulau Jawa, khususnya di Jawa, memberikan kontribusi besar dengan pertumbuhan 16,7% YoY, sementara di luar Jawa juga tumbuh, meskipun sedikit lebih rendah, sebesar 13,4% YoY.


Naiknya penjualan di Pulau Jawa terjadi karena permintaan yang tinggi untuk proyek infrastruktur di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di Kalimantan, INTP juga telah mulai memasok semen curah ke pemain lokal siap pakai. Perusahaan ini juga akan memulai pasokan semen ke IKN Nusantara mulai November 2023.


Sebelumnya INTP secara resmi telah mengakuisisi 100% saham Semen Grobogan yang memiliki kapasitas produksi sebesar 2,5 juta ton per tahun. Semen Grobogan juga dikenal memiliki cadangan sumber daya yang mencukupi hingga 50 tahun ke depan. Akuisisi ini diharapkan menjadi katalis positif bagi INTP dengan beberapa alasan:


  • Lokasi strategis: Pabrik Semen Grobogan berlokasi cukup strategis untuk mendukung penjualan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini dapat meningkatkan volume penjualan INTP, khususnya di pulau Jawa.

  • Efisiensi logistik: Integrasi dengan Semen Grobogan memungkinkan INTP untuk menghemat biaya logistik dalam kisaran 70.000 hingga 120.000 rupiah per sak semen. Ini dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan biaya produksi perusahaan.


Meskipun ada pertumbuhan yang signifikan, perlu diperhatikan bahwa pangsa pasar total INTP justru turun menjadi 25,9% pada Oktober 2023 dari 26,5% pada Oktober 2022. Penyebabnya adalah pertumbuhan nasional yang lebih tinggi daripada pertumbuhan perusahaan. Di Jawa, pangsa pasar turun menjadi 33,6% dari 33,9%, sementara di luar Jawa turun menjadi 18,2% dari 19,1%.


Namun, jika melihat secara keseluruhan selama 10 bulan pertama tahun 2023, INTP berhasil meningkatkan pangsa pasar secara kumulatif menjadi 27,4%, dibandingkan dengan 25,6% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif, penjualan semen tumbuh 8,4% YoY menjadi 14,1 juta ton.


Cuaca pada bulan September dan Oktober sangat baik bagi industri semen di Indonesia. Konsumsi semen pada kedua bulan tersebut mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 4,4% dan 18,3% dibandingkan dengan tahun 2022.


Namun, untuk bulan November, intensitas hujan biasanya meningkat. Sehingga ini dapat berdampak pada perlambatan proyek konstruksi. Untuk mengantisipasi hal ini, INTP mengambil langkah dengan meningkatkan penjualan dan pengiriman semen kepada pelanggan sebelum musim hujan tiba. 


INTP memperkirakan pertumbuhan pasar semen domestik sekitar 1% pada akhir tahun 2023, dengan mempertimbangkan pemulihan volume dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa faktor yang diharapkan mendorong penjualan semen termasuk diskon pajak pertambahan nilai (PPN) yang baru diumumkan oleh Pemerintah, terutama untuk properti residensial di bawah Rp2 miliar. Insentif ini diharapkan memberikan dampak positif pada sektor properti.


Namun demikian, industri semen kemungkinan akan menghadapi perlambatan aktivitas konstruksi mulai bulan November dan beberapa bulan ke depan, karena dimulainya musim hujan dan selesainya pengeluaran anggaran akhir tahun.


Saat ini, fokus utama INTP adalah menyelesaikan akuisisi penuh atas Semen Grobogan pada akhir November 2023. Informasi selengkapnya baca di artikel berikut ini.


Baca juga: INTP Akuisisi Semen Grobogan, Volume Penjualan Bisa Naik Kencang


Lantas, apakah saham INTP saat ini cukup menarik? Bagaimana strategi tradingnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi