Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Ini Penyebab MDKA Berbalik Rugi di Kala Pendapatan Melonjak 86%

24 Nov 2023, 10:02 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Hingga kuartal III/2023, emiten emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan peningkatan pendapatan mencapai 86,92% YoY menjadi US$1,17 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu US$626 juta. 


Ini berbeda jauh dengan kinerja secara bottom line, di mana perseroan justru mencetak kerugian mencapai US$23,77 juta. Padahal, sebelumnya MDKA masih mampu membukukan laba bersih US$69 juta.


Sebagai bisnis inti, produksi emas naik tipis 1,85% YoY menjadi 109.159 ons, sesuai dengan target perseroan. Dari hasil produksi itu, tercatat volume penjualan emas sebanyak 98.694 ons (vs 113.450 ons di 9M22) dengan ASP US$1.942 per ons.


Source: company presentation


Penjualan emas, perak, katoda tembaga, feronikel, dan nickel matte ke pelanggan ekspor tumbuh 39,15% YoY mencapai US$725,74 juta, sedangkan ke pelanggan domestik  tumbuh 363% YoY menjadi US$445,20 juta.


Peningkatan tersebut didorong oleh penjualan emas dan nickel pig iron (NPI) meningkat masing-masing 64% QoQ dan 108% QoQ pada kuartal III/2023. Pendapatan tambahan sebesar US$618 juta dari penjualan NPI dan nikel matte, yang dihasilkan dari commissioning pabrik peleburan PT Zhao Hui Nickel (ZHN) yang memiliki kapasitas 50 ribu ton per tahun.


Namun, kerugian bersih di tengah pertumbuhan pendapatan yang solid disebabkan oleh beban yang melonjak tajam, termasuk beban pokok pendapatan naik 118,2% YoY. Pemicunya adalah biaya pengolahan melambung 249,6% YoY dan  biaya pertambangan naik 50%. Sehingga hal ini mengakibatkan penurunan laba kotor 17,7% YoY menjadi US$118,60 juta.


Adapun beban umum dan administrasi naik 6,7% YoY. Sedangkan beban keuangan membengkak 156,4% YoY didorong oleh kenaikan bunga obligasi.


Tidak hanya itu, pada kuartal II/2023 MDKA mencetak kerugian US$52 juta, sehingga menekan profitabilitas MDKA secara kumulatif 9M23. Meski begitu, secara kuartalan MDKA masih mampu mencetak laba bersih US$25 juta pada kuartal III/2023.


Sekadar informasi, anak usaha MDKA, yaitu PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA) ke depannya berencana mengembangkan pabrik pengolahan HPAL (High Pressure Acid Leaching) bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan bahan baterai terkemuka. MBMA memiliki dua joint venture dengan CATL dan GEM, produsen baterai dan bahan baterai terbesar di dunia.




Kemudian dari kondisi neraca keuangannya, aset MDKA bertambah 21% YoY menjadi US$4,69 miliar. Di sisi lain, utangnya juga meningkat 11,88% YoY menjadi US$2,07 miliar. Sementara itu ekuitas atau modal perseroan naik 29,34% YoY menjadi US$2,61 miliar. Hal ini menunjukkan MDKA memiliki ekuitas yang positif karena masih lebih besar dibandingkan utang.


Dengan begitu rasio debt to equity (DER) di 0,51% dan debt to asset (DAR) 0,28%.


Saat ini saham MDKA diperdagangkan dengan valuas price to book value (PBV) 3,57x, sudah cukup terdiskon karena mendekati minus 1 standar deviasi 5 tahun.


Lalu, bagaimana strategi tradingnya? Apakah sahamnya menarik untuk buy? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Jelang Lebaran, Gimana Potensi dan Kinerja Emiten Poultry Secara Historis?

4 Apr 2024, 11:55 WIB
article
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

BEI Terapkan Mekanisme Full Call Auction, Simak Dampaknya ke Investor

26 Mar 2024, 12:18 WIB
article
ArtikelInsight

ADRO Punya Proyek EBT Jumbo, Begini Prospeknya

22 Mar 2024, 13:35 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi