Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

LPPF Catat Laba Bersih Turun 40% per September 2023 Didorong Kerugian Kuartalan

31 Okt 2023, 09:32 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Selama sembilan bulan pertama tahun ini (9M23), emiten ritel PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan pendapatan yang flat naik 0,32% menjadi Rp4,98 triliun dari periode sama tahun lalu Rp4,96 triliun. 


Rinciannya, penjualan eceran turun 1,73% menjadi Rp2,82 triliun. Adapun penjualan konsinyasi bersih tumbuh 3,23% menjadi Rp2,14 triliun dan pendapatan sewa turun 19,14% menjadi Rp8,44 miliar.


Secara keseluruhan, penjualan turun karena same sales store growth (SSSG) terkoreksi 2,3%. 


Seiring dengan itu, laba bersih tergerus sebesar 40,2% menjadi Rp631 miliar dari sebelumnya Rp1,05 triliun.Penurunan kinerja lana bersih didorong oleh laba usaha kuartal III/2023 yang turun drastis 98,9% QoQ menjadi Rp9 miliar karena penurunan beban usaha yang lebih lambat (-11,9% QoQ) dibandingkan dengan penurunan pendapatan (-53,2% QoQ).


Selain itu, pada periode ini LPPF mengalami kenaikan beban keuangan sebesar 25,6% QoQ menjadi Rp105 miliar, menyebabkan perusahaan membukukan rugi bersih sebesar Rp53 miliar vs. laba bersih sebesar Rp583 miliar pada kuartal II/2023.


Di sisi lain walaupun pendapatan 9M23 flat, beban pokok pendapatan tetap naik 3% dan beban usaha naik 8,16%. Dari 10 kontributor terbesar beban usaha, beban pemasaran mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 45,8% menjadi Rp100,8 miliar. Meski hanya menyumbang 4,3% terhadap total beban operasional, hal ini menunjukkan langkah signifikan LPPF untuk lebih galak dalam pemasaran. 


Diperkirakan peluncuran private label baru LPPF, SUKO dan Anyday, menjadi alasan peningkatan biaya pemasaran. SUKO ditujukan untuk masyarakat menengah ke atas dan sudah tersedia di 20 toko. Sementara itu, Anyday yang baru diluncurkan pada 23 Oktober dan memasuki 50 toko bertujuan untuk menjaga keterjangkauan pelanggan guna memitigasi tekanan inflasi.




Selama 9M23 aset turun 4,03% menjadi Rp5,51 triliun. Sedangkan utangnya naik 6,67% menjadi Rp5,51 triliun dan ekuitas atau modal turun 99,39% menjadi Rp3,51 miliar. Artinya, ekuitas negatif dan tidak cukup untuk dipakai membayar utang.


Saat ini rasio debt to equity (DER) di 1.567,76x dan debt to asset (DAR) di 0,99x.

Adapun saham LPPF diperdagangkan dengan valuasi price to earnings ratio (PER) 4,1x. Angka ini sudah di bawah minus 1 standar deviasi.


Namun, mengingat hasil kinerja keuangan yang berada di bawah estimasi konsensus, Emtrade akan memberikan rekomendasi underperform pada saham LPPF.


Mau tahu strategi trading saham LPPF? Apakah saat ini cukup menarik? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

SIDO: Kinerja Turun Secara Tahunan Namun Mentereng di Basis Kuartalan

20 Feb 2024, 13:55 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih BBTN Capai All Time High Namun NIM Menurun

12 Feb 2024, 15:47 WIB
article
ArtikelInsight

Tertekan Boikot, Laba Bersih UNVR Turun 10% Sepanjang 2023

9 Feb 2024, 13:16 WIB
article
ArtikelInsight

Net Interest Margin BRIS Terkoreksi di Tengah Pertumbuhan Laba Bersih

2 Feb 2024, 15:08 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi