Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Pendapatan AKRA Turun 13%, Tertekan Efek Anjloknya Harga Minyak

27 Okt 2023, 14:52 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Per kuartal III/2023 PT AKR Corporindo Tbk (TBK) mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 13,31% menjadi Rp29,97 triliun dari sebelumnya Rp34,58 triliun. Padahal, perolehan laba bersih tumbuh solid sebesar 9,40% mencapai total Rp1,71 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp1,56 triliun.


Sebagai kontributor terbesar, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan turun 13,4% menjadi Rp29,76 triliun. Sedangkan pendapatan sewa naik tipis 2% menjadi Rp214,93 miliar. 


Penurunan pendapatan disebabkan oleh volume yang meningkat sementara harga jual rata-rata (average selling price/ASP) lebih rendah karena penurunan harga komoditas. Dengan rata-rata harga minyak Brent anjlok 20% di sembilan bulan pertama (9M23) menjadi US$81,9/b dari US$102,5/b di 9M22, maka pendapatan segmen bisnis minyak bumi (kontribusi 76,7% terhadap total pendapatan) turun 14,4% menjadi Rp 22,9 triliun.


Di sisi lain pendapatan industri (kontribusi 3% terhadap total pendapatan) melonjak 341,3% menjadi Rp903 miliar berkat penjualan lahan seluas yang melesat 1.410% menjadi Rp713 miliar.. Pada kuartal III/2023 Java Integrated Industrial Port & Estate (JIIPE) mencatat penjualan lahan seluas 10ha dan membukukan pendapatan sebesar Rp231 miliar. Hal ini menjadikan penjualan kumulatif lahan AKRA hingga September 2023 menjadi 30ha.


Source: Mansek Investor Digest


Namun, laba bersih masih mampu tumbuh solid didorong beberapa hal ini:

  • Beban pokok penjualan dan pendapatan turun -14,92% YoY. 

  • Beban umum dan administrasi turun -10,6% YoY. 

  • Laba atas penjualan aset tetap neto tumbuh +175% YoY. 

  • Rugi selisih kurs neto turun signifikan -92,43% YoY. 

  • Pendapatan usaha lainnya tumbuh +83,86% YoY. 

  • Penghasilan keuangan +341% YoY. 

  • Bagian atas laba entitas asosiasi tumbuh +154% YoY. 


Menariknya, kinerja pendapatan dan laba bersih tercatat positif secara kuartalan dengan pertumbuhan masing-masing 13,8% dan 60,3%. Hal ini didorong oleh pendapatan perdagangan dan distribusi meningkat 11,5% di kuartal III/2023 karena segmen minyak bumi meningkat 15,7%, kemungkinan besar disebabkan oleh ASP dan volume yang lebih tinggi, untuk mengimbangi penurunan pendapatan bahan kimia sebesar 7,1% QoQ. 


Sementara itu pendapatan manufaktur juga meningkat 12,7%, layanan logistik meningkat 4,5%, dan kawasan industri melonjak 342,7% karena JIIPE membukukan penjualan tanah.




Dari sisi neracanya, aset AKRA bertambah 5,95% menjadi Rp28,80 triliun. Utang juga meningkat 11,90% menjadi Rp15,70 triliun dengan ekuitas atau modal flat di Rp13,10 triliun. Ini menunjukkan ekuitas yang negatif meningat angkanya yang tidak lebih besar daripada utang.


Dengan begitu, rasio debt to equity (DER) saat ini di 0,32 dan debt to asset (DAR) di 0,14x.


Saham AKRA diperdagangkan dengan valuasi price to earnings ratio (PER) 11,42x, terdiskon dari rata-rata 5 tahun di 14,63. Namun, karena kinerja AKRA di bawah perkiraan konsensus, Emtrade memberikan rekomendasi underperform.


Downside risk: 

  • Volume penjualan minyak bumi yang lebih rendah

  • Volume penjualan tanah yang lebih rendah


Mau tahu analisis teknikal AKRA selengkapnya? Bagaimana strategi tradingnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi