Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Emiten Alat Berat Hadapi Potensi Perlambatan Permintaan dari Sektor Komoditas

14 Sep 2023, 13:45 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Penurunan harga komoditas seperti nikel dan batu bara berpotensi mengurangi permintaan terhadap alat berat dari perusahaan-perusahaan di sektor tersebut pada tahun 2024. Sebab, sektor ini menjadi penyumbang terbesar penyerapan alat berat.


Frans Kesuma, Presiden Direktur emiten alat berat big caps PT United Tractors Tbk (UNTR) menyampaikan bahwa permintaan alat berat dari sektor pertambangan  masih membaik hingga tahun 2023.  Hanya saja, penjualan alat berat UNTR pada 2023 diproyeksikan turun efek dari normalisasi harga komoditas. 


Seperti kita tahu, tahun 2022 merupakan tahunnya komoditas pertambangan. Tingginya permintaan tersebut turut mendorong penjualan alat berat ke puncak tertinggi dalam sejarah. Karena terjadi booming komoditas, orang menunggu pesanan alat berat yang belum terkirim sampai satu tahun lebih. 


Maka setelah alat berat seluruhnya terkirim ke pembeli, otomatis permintaan bisa menurun. Sehingga berpotensi menekan kinerja keuangan yang mungkin akan tercermin pada semester II/2023 dan 2024 karena permintaan pasar pada kuartal I/2023 dan kuartal II/2023 masih cukup baik melihat harga komoditas masih stabil.


Selain faktor normalisasi harga komoditas, biasanya proyek pembangunan juga melambat ketika mendekati masa Pemilu. Hal ini diperkirakan akan berdampak pada permintaan terhadap alat berat.


Per Juli 2023, UNTR mencatatkan penjualan Komatsu sebanyak 3.551 unit atau naik tipis 4,47% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 3.399 unit. Penjualan ini didominasi oleh sektor pertambangan sebesar 64%, konstruksi 15%, kehutanan 13%, dan agro 8%. Pangsa pasar Komatsu mencapai 32% hingga Juli 2023. 


UNTR sendiri mulai mengurangi ketergantungannya pada komoditas batu bara yang cenderung volatil dengan melakukan akuisisi perusahaan geothermal PT Supreme Energi Sriwijaya (SES). Hal ini berpotensi meningkatkan stabilitas kinerja perusahaan dengan adanya diversifikasi sumber pendapatan ke sektor lain.


Sementara itu PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan kenaikan penjualan alat berat sebesar 28,50% menjadi US$95,96 juta sepanjang semester I/2023. Dari sisi penghasilan neto, HEXA menargetkan pertumbuhan sekitar 3,3% dengan asumsi penjualan alat berat akan ada penurunan sekitar 1,9%. Lalu penjualan suku cadang tumbuh sekitar 8,8% serta jasa perawatan dan perbaikan tumbuh sekitar 3,7%.


Mau tahu analisis selengkapnya terkait saham alat berat? Bagaimana strategi tradingnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Jelang Lebaran, Gimana Potensi dan Kinerja Emiten Poultry Secara Historis?

4 Apr 2024, 11:55 WIB
article
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

BEI Terapkan Mekanisme Full Call Auction, Simak Dampaknya ke Investor

26 Mar 2024, 12:18 WIB
article
ArtikelInsight

ADRO Punya Proyek EBT Jumbo, Begini Prospeknya

22 Mar 2024, 13:35 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi