Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Lalu Lintas dan Tarif Tol Naik, Bisnis JSMR Jadi Makin Menarik

8 Sep 2023, 09:07 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emiten jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) punya beberapa katalis positif yang bisa mendorong harga sahamnya. Pada 20 Agustus lalu, JSMR memberlakukan tarif baru untuk ruas Tol Jagorawi dan Sedyatmo. Hal itu dilakukan berdasarkan keputusan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menaikkan tarif tol sebesar 6-7%. Otomatis, JSMR akan sangat diuntungkan di mana pendapatan perseroan diperkirakan akan bertambah 23%.


Tidak hanya itu, JSMR juga akan mengoperasikan 5 ruas tol baru dengan total jarak 475 km (Tol Jakarta-Cikampek 62 KM; Tol Jogja-Bawen 76 KM; Tol Jogja-Solo 97 KM; Tol Probolinggo-Banyuwangi 172 KM; Tol Patimban 37 KM). Dengan adanya ruas tol baru, diharapkan bisa meningkatkan volume lalu lintas. Artinya, JSMR akan mendapatkan peluang kenaikan pendapatan yang diperkirakan lebih dari 20%.


Belum lagi pemulihan ekonomi nasional di era endemi seperti sekarang berpotensi membuat bisnis jalan tol kian menjanjikan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan JSMR sepanjang semester I/2023.


Secara bottom line, kinerja laba bersihnya tumbuh 56,3% menjadi Rp1,14 triliun dari periode sama tahun lalu Rp734,8 miliar saja. Perolehan tersebut didorong oleh pendapatan yang naik 18,3% menjadi Rp8,92 triliun dari Rp7,54 triliun.


Rinciannya, pendapatan didominasi oleh segmen jalan tol yang tumbuh 1% menjadi Rp6,13 triliun. Dalam hal ini, penyesuaian tarif berperan dalam pertumbuhan pendapatan. Pendapatan tol dari jalan tol baru yang dioperasikan oleh anak perusahaan dan perusahaan patungan, terus berkontribusi lebih besar terhadap total pendapatan. Pada semester I/2022 kontribusi tol baru tersebut sebesar 46,4%, sedangkan pada semester I/2023 meningkat menjadi 47,4%.


Adapun pendapatan konstruksi tumbuh 119% menjadi Rp1,94 triliun dan pendapatan usaha lainnya naik 47% menjadi Rp848 miliar. 


Jika tanpa memperhitungkan konstruksi, JSMR membukukan kenaikan 5% secara tahunan dan 6% secara kuartalan, didorong lalu lintas yang lebih ramai selama Lebaran. Khususnya pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan April. Baik perusahaan induk maupun anak perusahaannya mengalami peningkatan volume lalu lintas secara kuartalan sebesar 0,7% dan 7% masing-masing menjadi 266,8 juta dan 49,5 juta.


Secara keseluruhan, pendapatan JSMR tahun 2023 diproyeksikan akan tumbuh 153% menjadi Rp2,2 triliun, didorong pertumbuhan lalu lintas 12,4% dan kenaikan tarif tol 6-7%. Sementara tahun 2024 akan tumbuh 34,3% menjadi Rp2,9 triliun didorong pertumbuhan lalu lintas 6,1% dan kenaikan tarif tol 6-7%.


Emtrade merekomendasikan outperform pada JSMR karena kinerjanya yang melebihi ekspektasi pasar. Selain itu saat ini JSMR diperdagangkan pada 9,3x EV/EBITDA, atau mendekati minus 1 standar deviasi terhadap EV/EBITDA 5 tahun 9,7x. Artinya, valuasi masih cukup murah. 


Downside risk:

  • Penurunan trafik tol

  • Investasi dalam proyek dengan imbal hasil yang lebih rendah

  • Tekanan untuk meningkatkan belanja modal.


Mau tahu strategi trading saham JSMR selengkapnya? Kapan waktu yang ideal untuk buy? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

ASSA Bidik Pendapatan Rp4,8 Triliun Selama 2024, Apa Pendorongnya?

6 Mar 2024, 13:30 WIB
article
ArtikelInsight

Harga Emas Sentuh ATH, Sahamnya Bakal Berkilau?

5 Mar 2024, 14:21 WIB
article
ArtikelInsight

Unboxing Saham Terkait Program Prabowo-Gibran, Seberapa Diuntungkan?

16 Feb 2024, 16:33 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi