Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Prospek Saham ERAA Jelang Rilis iPhone 15

3 Sep 2023, 13:34 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Seri iPhone terbaru, yakni iPhone 15 rencananya akan dirilis bulan depan, tepatnya tanggal 13 September 2023. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sebagai distributor ponsel iPhone melalui gerai iBox dan Erafone, dinilai bakal dapat katalis positif dari perilisan iPhone 15 untuk kinerja penjualan yang kemudian tercermin melalui harga sahamnya.


Seperti diketahui, produk iPhone menjadi salah satu produk smartphone yang paling ditunggu-tunggu, sehingga akan ada demand di sana. Demand ini yang akan mendorong penjualan ERAA. 

Lalu, bagaimana efek historis perilisan iPhone ke kinerja keuangan ERAA?

Jadwal rilis iPhone selama 5 tahun terakhir:

  • Rilis iPhone X: 12 September 2018

  • Rilis iPhone 11: 10 September 2019

  • Rilis iPhone 12: 14 Oktober 2020

  • Rilis iPhone 13: 15 September 2021

  • Rilis iPhone 14: 8 September 2022



Saat ada rilis iPhone seri terbaru, pendapatan ERAA cenderung mengalami kenaikan kecuali di kuartal III/2019 yang turun tipis 0,7%. Rata-rata kenaikan pendapatan perseroan berkat perilisan iPhone sekitar 18,82%.

Berbeda halnya dengan laba bersih. Di mana, laba bersih ERAA justru fluktuatif. Peningkatan paling tajam terjadi saat iPhone 13 dirilis. Hal ini tercermin pada hasil laporan kinerja keuangan kuartal IV/2020 yang tumbuh 144,8%. Sedangkan penurunan paling tajam terjadi saat iPhone 11 dirilis. Pada kuartal III/2019 laba bersih turun 72%. 

Turunnya laba bersih bisa disebabkan oleh beban yang membengkak ataupun faktor lainnya. Namun secara rata-rata, laba bersih naik 42,06% pasca rilis iPhone baru selama 5 tahun terakhir.

Di sisi lain, efek positif iPhone ke kinerja keuangan ERAA sudah diprediksi sebelumnya oleh pelaku pasar yang tercermin melalui harga sahamnya.

Berikut adalah pergerakan harga saham ERAA saat iPhone seri baru dirilis selama 5 tahun terakhir.

Berdasarkan data di atas, tiap kali iPhone rilis, harga saham ERAA terpantau selalu cenderung menguat. Rata-rata penguatan sekitar 4,07% walaupun sahamnya sempat stagnan saat perilisan iPhone 13 pada 15 September 2021.

Maka dapat disimpulkan bahwa perilisan iPhone memang membawa dampak positif bagi ERAA. Baik itu dari pergerakan harga sahamnya maupun kinerja pendapatan perseroan. Hanya saja, banyak faktor yang menentukan kinerja laba bersih seperti pos beban yang ditanggung. Sehingga iPhone seri baru belum tentu turut mendongkrak laba bersih ERAA.


Emtrade merekomendasikan perform karena tingginya demand terhadap produk iPhone berpotensi mendorong penjualan ERAA di kuartal III/2023. Ditambah lagi, saat ini daya beli masyarakat sudah jauh membaik. Terlihat dari indeks keyakinan konsumen (IKK) bulan Juli lalu terjaga dalam zona optimis (>100) pada level 123,5.


Downside risk:

  • Melemahnya daya beli masyarakat

  • Kecenderungan konsumen untuk beli gadget yang lebih murah

  • Kurangnya inovasi dari produsen gadget


Baca juga: Laba Bersih ERAA Turun 7% Meski Penjualan Tumbuh Efek Beban Membengkak


Lalu, bagaimana strategi trading ERAA? Kapan waktu yang tepat untuk buy? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

SRTG Raih Rekor Pendapatan Dividen, Neraca Makin Kuat

4 Apr 2024, 16:34 WIB
article
ArtikelInsight

HRUM Makin Fokus ke Nikel, Diproyeksikan Bisa Dorong Laba Bersih Naik 33% di 2024

27 Mar 2024, 13:44 WIB
article
ArtikelInsight

ADRO Punya Proyek EBT Jumbo, Begini Prospeknya

22 Mar 2024, 13:35 WIB
article
ArtikelInsight

ASSA Bidik Pendapatan Rp4,8 Triliun Selama 2024, Apa Pendorongnya?

6 Mar 2024, 13:30 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi