Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Penjualan Emas UNTR Diprediksi Turun, Kasih Dampak Signifikan?

22 Agu 2023, 16:46 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Volume penjualan setara emas PT United Tractors Tbk (UNTR) diperkirakan bisa turun sebanyak 39% menjadi 175.000 ons di tahun 2023 dibandingkan realisasi penjualan emas tahun lalu yang mencapai 286.414 ons. 


Hal ini dikarenakan perusahaan tengah mengembangkan fasilitas pengendapan atau tailing di Martabe yang sementara memerlukan adanya penyesuaian produksi. 


Sepanjang semester pertama 2023, volume penjualan setara emas UNTR telah menyusut 23,85% menjadi 109.477 ons dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 143.776 ons. Sehingga sisanya sekitar 66.000 ons akan direalisasi pada semester dua tahun ini.


Sejalan dengan volume penjualan yang turun, pendapatan segmen emas juga terkoreksi 17,9% pada semester I/2023 menjadi Rp3,19 triliun dari sebelumnya Rp3,88 triliun. Secara kuartalan, angkanya ikut terkoreksi 21,5% menjadi Rp1,49 triliun pada kuartal II/2023 dari Rp1,90 triliun pada kuartal II/2022.


Dengan proyeksi turunnya penjualan emas di tahun ini, tentu kinerja keuangan UNTR akan terbawa dampak negatif. Namun, apakah dampaknya signifikan atau biasa saja, perlu kita telaah lebih jauh. Mari simak grafik di bawah ini.




Pada semester I/2023, kontributor pendapatan terbesar UNTR masih berasal dari construction machinery sebesar 37,3%. Di mana, pada periode ini pendapatannya naik 39,7% menjadi Rp33,20 triliun dari Rp23,77 triliun. 


Di susul oleh mining contracting yang tidak jauh berbeda dengan kontribusi mencapai 32,3%. Segmen ini menghasilkan kenaikan pendapatan 24,8% menjadi Rp28,75 triliun dari Rp23,02 triliun.


Jadi, selama dua segmen tersebut mampu lanjut tumbuh di sisa tahun ini, maka secara keseluruhan kinerja UNTR bisa ditopang dengan baik. 


Lantas, adakah katalis positif untuk segmen construction machinery dan mining contracting?


Untuk diketahui, pembangunan infrastruktur jadi fokus APBN 2023. Di tahun ini Kementerian PUPR memperoleh anggaran sebesar Rp125,18 triliun untuk pembangunan infrastruktur atau naik 7,57% dari tahun 2022. Ini termasuk untuk proyek IKN. Sehingga berpotensi menaikkan permintaan mesin konstruksi.


Namun, masih ada tantangan di mana jelang pemilu biasanya banyak perusahaan yang wait and see. Dengan demikian tren permintaan alat berat sektor konstruksi berpotensi melemah. 


Di sisi lain segmen mining contracting bisa mendapatkan sentimen positif di akhir tahun yang cenderung mulai beralih ke musim dingin. Selama musim dingin, permintaan batu bara biasanya meningkat, terutama untuk pemanasan rumah, pembangkit listrik, dan industri. 


Hal ini mendorong produsen batu bara (tambang) untuk meningkatkan produksi mereka. Sehingga ada kemungkinan perusahaan pertambangan mengontrak jasa pertambangan (mining contracting) untuk membantu meningkatkan produksi.


Lalu, bagaimana strategi trading saham UNTR? Apakah saat ini cukup potensial? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Gaji Dipotong Tapera, Apa dan Gimana Dampaknya?

30 Mei 2024, 13:05 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Masih Nyaman di Level 4000-an, Apa yang Mesti Dilakukan Holder?

29 Apr 2024, 14:20 WIB
article
ArtikelInsight

Harga Nikel Cetak Rekor, Sahamnya Menyala

22 Apr 2024, 16:23 WIB
article
ArtikelInsight

Rupiah Ambruk ke Level Terendah Empat Tahun, Begini Korelasinya ke IHSG Secara Historis

17 Apr 2024, 11:51 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi