Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

BBNI Mau Stock Split 1:2, Gimana Potensinya?

15 Agu 2023, 14:53 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Big bank BUMN PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mengumumkan rencananya untuk melakukan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2. Artinya, tiap 1 saham dipecah menjadi 2 saham. Stock split akan dilaksanakan setelah memperoleh izin dari rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 September mendatang.


Berdasarkan pengelompokan jenis saham, modal dasar BBNI akan mengalami peningkatan dari 35.502.504.527 saham menjadi 69.005.009.054 saham. Selanjutnya, setelah stock split nilai nominal saham BBNI akan menjadi Rp3.750 per saham, menggantikan nilai sebelumnya Rp7.500.


Per 11 Agustus 2023, harga saham BBNI ditutup di level Rp9.125 per lembar saham. Sebagai gambaran, jika stock split dilakukan di tanggal tersebut, maka harga saham BBNI pasca stock split Rp4.562 per lembar saham.


Dengan adanya stock split, harga saham BBNI menjadi lebih terjangkau, sehingga diharapkan bisa menarik lebih banyak minat investor ritel. Untuk diketahui, jumlah investor ritel BBNI sangatlah minim. Per akhir Juni 2023, komposisi pemegang sahamnya terdiri dari pemerintah (60%), investor institusi asing (26,1%), investor institusi domestik (9,1%), dan investor ritel (4,8%).


Di samping itu, setelah dilakukan stock split, total saham yang dimiliki oleh perusahaan akan meningkat. Saat ini jumlah saham beredar BBNI 17,73 miliar lembar, setelah stock split akan menjadi 35,46 miliar lembar. Pada gilirannya akan menambah likuiditas perdagangan saham BBNI dan membuatnya menjadi lebih aktif.

Kapan Stock Split Dilakukan?

Beriku adalah jadwal pelaksanaan stock split BBNI:


  • Permohonan Pencatatan Saham Tambahan Ke Bursa Efek Indonesia atas saham Hasil Stock Split: Kamis, 21 September 2023 

  • Keterbukaan Informasi Terkait Aksi Korporasi: Rabu, 4 Oktober 2023 

  • Pengumuman Bursa: Harga Teoritis Saham: Senin, 9 Oktober 2023 

  • Pengumuman Bursa: Peniadaan Perdagangan di Pasar Tunai pada tanggal 10-11 Oktober 2023: Senin, 9 Oktober 2023 

  • Pemecahan Saham (stock split): Selasa, 10 Oktober 2023

Gimana Potensinya?

Sebelumnya big bank lain, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga sempat melakukan stock split pada 4 April 2023  dengan rasio 1:2. Setelah stock split, sahamnya sudah naik 15,38%.


Apakah BBNI akan bernasib sama?



Sejak awal tahun saham BBNI masih stagnan -1,41%. Untuk mengukur kinerja sahamnya pasca stock split, kita perlu melihat kinerja keuangan dan story fundamentalnya dulu. Biasanya jika bagus, maka harga setelah stock split berpotensi meningkat karena demand dari ritel juga meningkat.


Sepanjang semester I/2023 perseroan meraup pertumbuhan laba bersih sebesar 17% secara tahunan menjadi Rp10,39 triliun,  ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 5,10% menjadi Rp20,6 triliun. Adapun biaya provisi juga menyusut 29,6% menjadi Rp4,51 triliun.


Kualitas aset membaik di mana rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) turun 70 basis poin menjadi 2,5% dari sebelumnya 3,2%. Sedangkan dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar 10,6% menjadi Rp765 triliun. Dana murah (current account saving account/CASA) pun naik 11,1% menjadi Rp532,34 triliun. 


Anak usaha BBNI, bank digital PT Bank Hibank Indonesia (Hibank) mencatatkan kenaikan laba bersih 312,35% menjadi Rp127,67 miliar. Hal ini didorong peningkatan NII 76,46% menjadi Rp243,03 miliar.


Sebagai induk usaha, BBNI mendorong Hibank untuk memperkuat fundamental dalam merebut pasar UMKM. Saat ini, Hibank berfokus pada pembiayaan pemasok dan distributor di industri FMGG. Selanjutnya, Hibank akan melakukan pengembangan teknologi dan infrastruktur informasi untuk mendukung pengembangan model bisnis bank digital. Selain itu, Hibank memperkuat aspek GRC dan ekuitas merek.


Mau tahu analisis BBNI selengkapnya? Kapan waktu yang tepat untuk buy investing? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Skema Right Issue INCO dan Proyek Jumbo yang Sedang Berlangsung

21 Mar 2024, 13:25 WIB
article
ArtikelInsight

Usai Private Placement, BNGA Lanjut Buyback

21 Feb 2024, 15:20 WIB
article
ArtikelInsight

GOTO dan Grab Dikabarkan Akan Merger, Simak Potensinya di Sini

12 Feb 2024, 14:14 WIB
article
ArtikelInsight

FREN Mau Right Issue Jumbo, Buat Apa Dananya?

3 Feb 2024, 11:18 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi