Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Meski BUKA Masih Rugi di Semester I/2023, Angkanya Susut Signifikan Secara Kuartalan

14 Agu 2023, 12:20 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan rugi bersih Rp389,27 miliar dibandingkan laba bersih Rp8,59 triliun di semester I/2022. 


Untuk diketahui, sebelumnya laba BUKA didorong faktor laba nilai investasi dari PT Allo Bank Tbk (BBHI) yang mencapai Rp9,79 triliun. Jika tidak diperhitungkan, maka operasional BUKA masih rugi. Sedangkan di periode saat ini, laba tersebut berubah menjadi rugi investasi sebesar Rp120,82 miliar.


Selain itu rugi bersih juga disebabkan oleh beban operasi lainnya sebesar Rp125,85 miliar dari sebelumnya yang mencetak pendapatan operasi lainnya sebesar Rp208,46 miliar. Adapun bagian rugi entitas asosiasi meningkat 78,29% menjadi Rp15,05 miliar.


Kerugian terjadi di kala pendapatan sepanjang paruh pertama 2023 naik  28,97% menjadi Rp2,18 triliun dari periode sama tahun lalu Rp1,69 triliun. Rinciannya, marketplace Rp1,13 triliun (+75,46% YoY) dan online to offline (O2O) (+6,60% YoY) Rp1,03 triliun. Total purchase value (TPV) masing-masing naik 26% dan 6%. Sehingga secara keseluruhan TPV naik 15%.


Take rate marketplace naik 79 basis poin menjadi 2,71% dari 1,92%, sedangkan take rate O2O naik tipis 1 basis poin menjadi 2,79% dari 2,77%. Sehingga secara keseluruhan rate BUKA tumbuh 28 basis poin.


Walaupun masih rugi, nominalnya sudah turun signifikan 61,35% secara kuartalan dibandingkan kuartal I/2023 yang rugi bersihnya mencapai Rp1 triliun. Hal ini didorong oleh take rate marketplace yang naik 54 basis poin menjadi 3,02% berkat pertumbuhan platform Itemku. Ditambah lagi beban umum dan administrasi menyusut 17,8% QoQ di kala pendapatan yang naik 16,8% QoQ semakin mendorong perbaikan rugi.



Aset sepanjang semester I/2023 turun 1,11% jadi Rp27,10 triliun dengan utang yang menyusut 9,04% jadi Rp825,20 miliar. Di sisi lain modal atau ekuitas BUKA turun 0,84% jadi Rp26,27 triliun. Hal ini menunjukkan ekuitas positif karena jumlahnya lebih besar daripada utang.


Dengan begitu rasio debt to equity (DER) saat ini 3,1% dan debt to asset (DAR) 3,0%


Saat ini saham BUKA diperdagangkan dengan valuasi price book value (PBV) 0,19x. Dengan PBV rata-rata 3 tahun di 6,14x, itu berarti BUKA masih terdiskon.


Mau tahu strategi trading saham BUKA? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi