Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Inflasi AS dan Indonesia Membaik, BI Berpotensi Mulai Pangkas Suku Bunga?

14 Agu 2023, 12:11 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Pada bulan Juli 2023, Amerika Serikat (AS) mencatatkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) sebesar 3,2% YoY, naik dari angka inflasi 3% YoY pada Juni 2023. Kenaikan inflasi ini terjadi pertama kalinya dalam setahun terakhir, setelah dalam 12 bulan mencatatkan penurunan indeks harga konsumen (IHK) secara berturut-turut. Namun, angkanya masih sedikit di bawah ekspektasi konsensus yang sebelumnya memperkirakan inflasi sebesar 3,3% YoY.


Peningkatan inflasi disebabkan oleh efek basis, di mana inflasi di AS mulai mereda sejak Juli 2022 setelah mencapai puncaknya di angka 9,1% YoY pada Juni 2022.


Secara bulanan, AS mengalami inflasi tetap stabil di 0,2% MoM pada Juli 2023, sama dengan angka inflasi bulan Juni 2023, yang sesuai dengan ekspektasi konsensus. Indeks harga tempat tinggal menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Juli 2023 dengan kontribusi lebih dari 90%. 


Sementara itu, inflasi inti yang tidak termasuk barang-barang volatil seperti makanan dan energi, pada Juli 2023 mencapai 4,7% YoY, sedikit lebih rendah dari Juni 2023 yang sebesar 4,8% YoY dan  merupakan yang terendah sejak Oktober 2021. Angka inflasi inti ini juga lebih rendah dari ekspektasi konsensus yang sebelumnya memperkirakan inflasi inti sebesar 5% YoY.


Dengan tingkat inflasi yang lebih baik dibandingkan ekspektasi konsensus, suku bunga The Fed diperkirakan akan ditahan dalam rentang 5,25%-5,5% pada pertemuan berikutnya di bulan September 2023. Prediksi ini berbanding terbalik dari sebelumnya yang memperkirakan suku The Fed akan naik lagi ke kisaran 5,5%-5,75%.


Nah, berbicara tentang kebijakan suku bunga The Fed, tentu ada implikasinya dengan suku bunga Bank Indonesia (BI). Sebab BI cenderung mengikuti perkembangan kebijakan The Fed sebagai acuan dalam mengatur moneternya.


Apabila The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, BI kemungkinan akan mulai menurunkan suku bunga ke depannya setelah sebelumnya sudah dipertahankan beberapa kali di 5,75%. 


Ditambah lagi, tingkat inflasi tahunan Indonesia juga turun ke level terendah 16 bulan sebesar 3,08% pada Juli 2023. Penurunan Inflasi ini menunjukan stabilitas harga komoditas pangan.


Selain itu, pemerintah masih akan tetap berusaha mempertahankan harga pangan di tengah kekurangan supply black sea grain yang berpotensi meningkatkan harga komoditas sehingga dapat menggerek inflasi bisa lebih tinggi.,Sehingga, tingkat suku bunga BI berpotensi kedepannya akan ditahan kembali atau sudah mulai cutting rates.


Beberapa sektor yang berpotensi diuntungkan dari penurunan suku bunga antara lain:

  • Perbankan, karena bunga kredit akan semakin kecil dengan begitu minat debitur akan meningkat 

  • Properti, karena demand dari properti akan efek suku bunga yang lebih rendah. 

  • Telekomunikasi dan teknologi, karena model bisnisnya memiliki hutang berbunga sehingga beban utangnya akan berkurang


Lalu, bagaimana strategi trading dan investasi yang baik agar profit makin maksimal? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi