Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Laba Bersih GGRM Naik di Kala Pendapatan Turun, Begini Alasannya

2 Agu 2023, 08:56 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Sepanjang semester I/2023 emiten rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membukukan kenaikan laba bersih hingga 243,9% secara tahunan menjadi Rp3,28 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp956,14 miliar. Capaian ini terealisasi di tengah pendapatan perseroan yang terkoreksi 9,43% menjadi Rp55,85 triliun dari Rp61,67 triliun.


Penurunan pendapatan disebabkan oleh berkurangnya penjualan rokok GGRM. Hal ini terlihat dari penerimaan kas dari pelanggan yang turun 11,41% menjadi Rp55,16 triliun dari Rp62,27 triliun.


Selain itu, penjualan kuartal II/2023 yang melambat juga menjadi salah satu penyebab lainnya. Selama periode April—Juni 2023, yang merupakan momen Lebaran, pendapatan GGRM hanya mencapai Rp26,11 triliun, mengalami penurunan sebesar 12,15% dibandingkan dengan periode Januari—Maret yang mencapai Rp29,73 triliun.


Salah satu faktor lain yang menyebabkan kenaikan laba bersih adalah berhasil ditekannya beban pokok penjualan. Perseroan berhasil menurunkan beban pokok penjualan sebesar 15,25% dari Rp56,53 triliun menjadi Rp47,91 triliun. Hal ini menyebabkan laba bruto meningkat 54,58% menjadi Rp7,93 triliun dibandingkan dengan laba kotor sebelumnya yang hanya Rp5,13 triliun.



Bagaimana dengan kondisi neraca keuangannya?


GGRM mencatatkan penurunan total aset sebesar 4,18% menjadi Rp84,85 triliun dari Rp88,56 triliun. Di sisi lain utang perseroan berhasil terpangkas 15,24% menjadi Rp26,02 triliun dari Rp30,70 triliun.


Adapun modal atau ekuitasnya naik tipis 1,69% menjadi Rp58,83 triliun dari Rp57,85 triliun. Sehingga ekuitas GGRM positif karena jumlah modal lebih besar dibandingkan utang yang harus ditanggung.


Rasio debt to equity (DER) GGRM ada di 0,19x dan debt to asset (DAR) di 0,30x


Saat ini sahamnya diperdagangkan di valuasi price book value (PBV) 0,92x dan price earnings ratio (PER) 10,59x. Masih terdiskon jika dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun yang masing-masing 1,76x dan 12,56x.


Dari paparan data di atas dapat disimpulkan bahwa meskipun pendapatan turun, laba bersih GGRM tetap naik karena beban pokok penjualan yang berhasil dipangkas. Sehingga gross profit margin pun ikut naik. Berdasarkan kinerja tersebut, valuasi GGRM saat ini masih murah untuk investasi.


Mau tahu strategi trading dan investasi saham GGRM agar profit maksimal? Kapan timing yang tepat untuk buy? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. 


Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi