Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Laba Bersih TLKM Turun 4,16% Jadi Rp12,7 Triliun, Ini Penyebabnya

31 Jul 2023, 17:37 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Per Juni 2023, emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan pada laba bersih sebesar 4,16% secara tahunan menjadi Rp12,75 triliun dibandingkan Juni 2022 Rp13,31 triliun. Padahal, pendapatannya naik tipis 2,07% menjadi Rp73,47 triliun dari sebelumnya Rp71,98 triliun.


Pertumbuhan pendapatan tiap segmen terpantau melambat. Berikut adalah rinciannya:

  • Mobile Rp43,90 triliun (+0,91% YoY)

  • Consumer Rp13,37 triliun (+1,59% YoY)

  • Enterprise Rp21,76 triliun (+8,52% YoY)

  • WIB Rp18,33 triliun (+6,81% YoY)

  • Lain-lain Rp1,23 triliun (-16,32% YoY)


Turunnya laba bersih emiten BUMN ini disebabkan oleh biaya dan beban yang naik 3,40% menjadi Rp50,71 triliun dari Rp49,04 triliun. Beban terbesar berasal dari biaya operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi yang naik 7,45% menjadi Rp19,17 triliun. Meski begitu TLKM tetap cetak kenaikan tipis laba kotor 0,36% menjadi Rp23,01 triliun


Selain itu beban pajak penghasilan juga membengkak 15,6% menjadi Rp4,48 triliun. 




Dari sisi neraca keuangan, sepanjang semester I/2023 aset TLKM tumbuh 5,55% mencapai Rp290,47 miliar jika dibandingkan dengan semester I/2022 Rp275,19 miliar. Total utang yang ditanggung membengkak 19,20% menjadi Rp150,12 miliar dari Rp125,93 miliar.


Adapun modal atau ekuitasnya terpangkas 5,96% menjadi Rp140,35 miliar dari Rp149,26 miliar. Hal ini menunjukkan ekuitas TLKM negatif mengingat utang melebihi jumlah modal yang dimiliki perseroan.


Rasio debt to equity (DER) saat ini sebesar 121,22%, angka ini menjadi risiko bagi investor sebab artinya nilai utang lebih besar dari modalnya.


Saham TLKM diperdagangkan di valuasi price book value (PBV) 2,98x, sedangkan price earnings ratio (PER) 17,5x. PBV terdiskon dari rata-rata 5 tahun 3,58x. Begitu pun PER yang berada di bawah rata-rata 5 tahun 18,24x.


Lalu, bagaimana strateginya? Mau baca analisis TLKM selengkapnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi