Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

TLKM Mau Jual Saham Finnet, Apa yang Investor Perlu Ketahui? Cek di Sini!

18 Jul 2023, 13:20 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Menurut Bloomberg, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tengah mempertimbangkan untuk melakukan divestasi atau penjualan atas saham Finnet Indonesia (Finnet), unit bisnis fintech TLKM di bawah Telkom Metra senilai US$100 juta - US$150 juta (Rp1,5 triliun-Rp2,3 triliun pada Rp15.200/USD).


Seperti diketahui, TLKM memiliki 60% saham Finnet melalui Telkom Metra (100% dimiliki oleh TLKM) sedangkan sisanya dimiliki oleh Mekar Prana Indah, anak perusahaan dari yayasan kesejahteraan pegawai Bank Indonesia. Menurut berita, penjualan saham menarik minat dari dana investasi dan beberapa perusahaan dalam industri tersebut.

Profil Finnet

Finnet yang didirikan pada 31 Desember 2005 ini merupakan administrator e-payment yang memiliki tiga portofolio produk, yakni agregator pembayaran tagihan, switching pembayaran tagihan, dan pembayaran online. 


Finnet memegang beberapa lisensi dari Bank Indonesia seperti transfer dana, payment gateway, e-money, pengakuisisi debit, dan QRIS. Hal tersebut memungkinkan Finnet untuk terhubung dengan 122 biller, 90 bank, 100 ribu outlet, 800 pedagang online, dan perusahaan pengiriman uang di tujuh negara. 


Finnet membukukan pendapatan CAGR 14,8% pada 2016-2021 dan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp17,7 triliun pada tahun 2021. Selain itu, EBITDA-nya mencapai Rp230 miliar (~1,3% margin EBITDA), sedangkan laba bersih Rp111 miliar (~0,6% margin bersih) pada tahun 2021/


Dengan demikian Finnet menjadi penyumbang pendapatan tertinggi Telkom Metra. Finnet juga membukukan lebih dari 1 miliar transaksi di seluruh solusi pembayaran pada tahun 2021.


Prospek TLKM Setelah Divestasi

Transaksi ini berpotensi menguntungkan TLKM karena melakukan divestasi dengan mendapatkan fresh money dan dapat mengembangkan bisnis Finnet karena terjadi transfer keahlian dan pengetahuan industri dalam operasi layanan keuangan dengan adanya investor baru.


Nantinya expertise atau keahlian ini dapat memanfaatkan ekosistem TLKM yang masif guna meningkatkan jumlah dan nilai transaksi Finnet, yang pada gilirannya akan menjadi katalis positif bagi harga sahamnya.


Selain itu, tentunya TLKM juga akan mendapatkan cash melalui penjualan saham Finnet.


Transaksi tersebut juga diperkirakan akan menghasilkan valuasi price to earnings ratio (PER) di kisaran 0,3x, menggunakan pendapatan tahun 2021 dan dengan asumsi TLKM tetap mempertahankan saham minoritasnya di Finnet.


Lalu, bagaimana strategi trading dan investasi saham TLKM? Mau dapat lebih banyak insight? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi