Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

2023 Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, Sektor CPO Bakal Bergairah?

20 Jun 2023, 17:15 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Beberapa waktu terakhir harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) mengalami penguatan secara signifikan. Bahkan, pada minggu lalu harganya sudah naik hampir 5%, sedangkan secara bulanan melesat 10% di Bursa Malaysia Exchange.


Terbaru, pada Senin kemarin (19/06) harga CPO untuk kontrak pengiriman September naik 0,37% dari hari sebelumnya menjadi RM 3.762 per ton. Harga ini merupakan yang tertinggi sejak 5 April 2023.


Bagaimana dengan sahamnya? Di bawah ini adalah pergerakan saham CPO seminggu terakhir.




Harga CPO meningkat dengan cepat karena ada kekhawatiran akan cuaca panas yang mengurangi produksi minyak nabati dan kedelai, yang merupakan pesaing utamanya di AS. Bahkan, menurut ilmuwan iklim dari Universitas Pennsylvania Michael Mann, tahun 2023 akan menjadi tahun terpanas sepanjang sejarah bumi.


Perkebunan kelapa sawit di Sabah, Malaysia, penghasil komoditas terbesar, menghadapi kekurangan air akibat tanda-tanda awal El Nino. Hal ini mengakibatkan penurunan hasil panen dan memperburuk dampak kurangnya pemupukan serta kekurangan tenaga kerja selama tiga tahun terakhir.


Jika dibandingkan dengan periode El Nino 2018-2019, saat itu harga CPO secara penuh menguat sekitar 2,93%. Kenaikan bulanan harga CPO terkini sebesar 10% baru berada di tanda-tanda awal El Nino periode sekarang. Sehingga perlu dimonitor lebih lanjut.


Adapun menurut riset Kenanga Investment Bank Berhad, meskipun El Nino tidak berbahaya jika lemah atau sedang, El Nino yang serius diperkirakan akan mengubah kelebihan global minyak nabati pada 2024 menjadi defisit. Selain itu permintaan terhadap CPO sebagai bahan baku biodiesel juga berpotensi meningkat karena produksi etanol yang tidak pasti di AS. 


Meski begitu masih ada beberapa sentimen lain yang dinilai akan menahan penguatan harga CPO. Mulai dari potensi resesi AS, perlambatan ekonomi China, dan kenaikan suku bunga The Fed. 


Seperti diketahui, The Fed berencana untuk menaikkan suku bunga dua kali lagi di tahun ini. Sementara itu pertumbuhan PDB China setahun penuh juga dipangkas oleh sejumlah bank Wall Street. Dengan ekonomi yang lemah, otomatis permintaan terhadap CPO juga berpotensi terkoreksi dan pada akhirnya membuat harganya turun.


Di sisi lain, ada upside yang bisa menopang harga CPO. Salah satunya adalah langkah OPEC+ dalam memotong pasokan minyak dan NDRC China yang memotong supply batu bara akan menguntungkan CPO. 


Kebijakan bursa berjangka CPO di Indonesia juga dinilai berpotensi memberi dampak positif. Bursa ini dibuat untuk mendapatkan kepastian harga lindung nilai sawit, termasuk untuk ekspor. Sekadar informasi, penerapan bursa berjangka CPO mundur dari target awal Juni 2023. Saat ini, Bappebti masih dalam proses telaah hukum. Diperkirakan penerapan mundur ke akhir Juni. 


Harga CPO diproyeksi akan berada di level RM 4.000 per ton hingga akhir tahun 2023. Ada juga yang memperkirakan di RM 3.400 - RM 3.800 per ton di semester kedua.


Saham CPO mana yang saat ini menarik? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi