Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Aturan Green Procurement Direvisi, Ekspor TKIM dan INKP Berpotensi Cerah

14 Jun 2023, 15:56 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Ada kabar baik bagi emiten kertas seperti TKIM dan INKP. Ini dikarenakan Green Procurement Guide (GPG) direvisi oleh pemerintah Tokyo, sehingga ada potensi ekspor produk kertas dari Indonesia ke Jepang bisa meningkat. Dengan begitu penjualan ekspor emiten kertas pun ikut bertumbuh dan diproyeksi akan tercermin pada kinerja kuartal II tahun ini.


Pada tahun 2018, ekspor kertas Indonesia ke Jepang mencapai US$ 255,5 juta. Namun, pada tahun 2022, meningkat menjadi US$ 259,7 juta. Secara keseluruhan, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, nilai total ekspor produk kertas dari Indonesia ke Jepang mencapai US$1,29 miliar.


Adapun sejumlah penjualan ekspor dari emiten kertas saat ini masih didominasi oleh pasar Asia. Contohnya seperti TKIM yang mana pada kuartal I/2023 penjualan di Asia mencapai US$95,22 juta atau mencapai 59,55% penjualan ekspor. Angka ini juga naik tipis dari periode sebelumnya US$95 juta. 


Sama seperti TKIM, penjualan ekspor INKP juga didominasi oleh pasar Asia. Pada kuartal I/2023 penjualan di Asia mencapai US$466,84 juta atau mencapai 74,16%. Angka ini naik 18,20% dibandingkan sebelumnya US$394,93 juta.


Di sisi lain sepanjang kuartal I/2023 kinerja TKIM dan INKP mengalami koreksi karena beberapa hal. Ambil contoh laba bersih TKIM yang turun 87,78% menjadi US$9,05 juta. Ini sejalan dengan penjualan yang turun 1,23% menjadi US$298,49 juta.


Penurunan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penurunan harga bubur kertas di pasar internasional dan pengaruh selisih kurs akibat penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta penurunan pertumbuhan penjualan kertas di pasar lokal, terutama pada kertas industri. 


Sehingga masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh emiten-emiten kertas di tahun ini terutama harga bubur kertas yang turun di 2023.


Lalu, bagaimana strategi trading saham emiten kertas? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

BBRI Masih Nyaman di Level 4000-an, Apa yang Mesti Dilakukan Holder?

29 Apr 2024, 14:20 WIB
article
ArtikelInsight

Harga Nikel Cetak Rekor, Sahamnya Menyala

22 Apr 2024, 16:23 WIB
article
ArtikelInsight

Rupiah Ambruk ke Level Terendah Empat Tahun, Begini Korelasinya ke IHSG Secara Historis

17 Apr 2024, 11:51 WIB
article
ArtikelInsight

Seberapa Besar Dampak Konflik Timur Tengah yang Kian Memanas ke Pasar Saham?

16 Apr 2024, 10:54 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi