Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Kinerja Saham BBRI dari Waktu ke Waktu, Cuan 6000% Sejak IPO!

5 Jun 2023, 15:47 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
kinerja saham bbri

Kinerja Saham BBRI - Seperti yang kita tahu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) adalah salah satu bank milik pemerintah terbesar di Indonesia. Pada akhir 2022, bank ini memiliki 467 kantor cabang di Indonesia dan 5 kantor cabang di luar negeri. BBRI tergolong dalam kategori KBMI IV dengan modal inti di atas Rp30 triliun.


Setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi (all time high/ATH) selama tiga hari berturut-turut ke level Rp5.425 pada pekan lalu, harga saham BBRI terpantau terus mengalami penguatan. Per hari ini pukul 10:55 WIB, sahamnya sudah mencapai level Rp5.575. Hal ini tidak lepas dari masuknya asing yang didorong oleh kinerja keuangan yang positif. Berikut adalah kinerja sahamnya.

Kinerja Saham BBRI dari Waktu ke Waktu

Untuk informasi, BBRI melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2003 di harga Rp875 per lembar saham. Stock split atau pemecahan saham sudah dilakukan sebanyak dua kali. Pertama di 2011 dengan rasio 1:2 dan di 2017 dengan rasio 1:5.

Secara tren dari tahun ke tahun BBRI termasuk saham yang stabil naik walaupun tetap berfluktuasi dalam jangka pendek. Ketika terjadi market crash akibat pandemi Covid-19, BBRI turun 37% dari Rp4.500 ke Rp2.810 atau dalam tiga bulan, yakni Januari-Maret 2020.

Namun, jika dihitung dari harga IPO sampai sekarang, sahamnya sudah naik sebanyak 537% per harga saat ini di level Rp5.575.

Sementara itu sejak awal tahun (year-to-date/ytd) kinerja saham BBRI sudah naik 12,85%. Di mana sepanjang itu investor asing sudah mengakumulasi sahamnya hingga Rp7,6 triliun di pasar reguler.

Baca juga: Asing Rajin Borong BBRI, Sahamnya ATH Hingga 3 Hari

Return Saham BBRI Sejak IPO

Lalu, berapa return yang didapat investor kalau hold sahamnya sejak IPO?

Kebijakan satuan lot yang lama memberlakukan perdagangan minimal 1 lot atau 500 lembar. Dengan harga IPO senilai R875 per lembar, maka simulasi perhitungannya:

Rp875 x 500 = Rp437.500 modal untuk 1 lot BBRI

Mengingat BBRI pernah stock split dua kali dengan rasio 1:2 dan 1:5 otomatis jumlah lembar saham yang dimiliki berubah menjadi 5.000 lembar.

Dengan demikian jika mengacu pada harga saat ini Rp5.575 per lembar, nilai aset 5.000 lembar BBRI sejak IPO sudah senilai Rp27,875 juta atau profit dari kinerja saham BBRI sudah +6.271%.

Baca juga: Punya Saham Bank? Ini Deretan Indikator yang Wajib Dipantau

Kinerja Keuangan BBRI Terbaru

BBRI berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 27,37% menjadi Rp15,56 triliun. Dalam periode yang sama, pendapatan bunga dan pendapatan syariah bersih secara konsolidasi naik 7,8% menjadi Rp32,77 triliun.


Pencapaian laba pada kuartal pertama tahun ini didukung oleh penyaluran kredit, yang totalnya mencapai Rp1.180,12 triliun. Mayoritas kredit tersebut diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencapai 83,86% dari total kredit atau setara dengan Rp989,64 triliun.


Kualitas kredit BBRI juga semakin membaik dengan rasio non-performing loan (NPL) sebesar 2,86% pada akhir kuartal I/2023. Rasio tersebut turun dibandingkan kuartal I tahun lalu yang masih 3,09%.


Selain itu dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp1.255,45 triliun, naik 11,45% secara tahunan. DPK tersebut didominasi oleh dana murah atau current account saving account (CASA) yang naik 13,01% menjadi Rp810,09 triliun. 


Rasio CASA juga meningkat menjadi 64,53%, dibandingkan kuartal I tahun lalu yang masih 63,63%. Artinya, kegiatan operasional bank dalam menghimpun dana cukup efektif.


Di tahun ini BBRI menargetkan pertumbuhan kredit mencapai 10% - 12% secara tahunan. Sementara itu, rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) akan dipertahankan pada kisaran 7,7% - 7,9%. 


Biaya kredit atau cost of credit (CoC) akan dikurangi menjadi 2,2% - 2,4% pada tahun ini. Adapun dalam hal kualitas kredit, BBRI yakin dapat menjaga tingkatnya pada kisaran 2,6% - 2,8%.


Sedangkan untuk rasio biaya terhadap pendapatan atau cost to income ratio (CIR) pada bank saja, BBRI akan memperkecilnya menjadi 40% - 41,5%.


Baca juga: Saham Bank UMUM vs Daerah, Mana yang Lebih Bagus?


Demikian ulasan singkat tentang kinerja saham BBRI. Bagaimana prospek saham dan strateginya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

kinerja saham bbri

Atau hubungi tim sales Emtrade + 6282134277144

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Dukung Prabowo-Gibran, Intip Kinerja Emiten Thohir Bersaudara

15 Feb 2024, 16:19 WIB
article
ArtikelInsight

Pendapatan ADMR Tumbuh 6,4% Jadi US$463 Juta, Simak Rincian Kinerjanya

2 Sep 2023, 00:00 WIB
article
ArtikelInsight

Begini Alasan LPKR Bisa Ubah Rugi Jadi Laba Tapi Kinerja Kuartalan Masih Turun

3 Agu 2023, 08:49 WIB
article
Artikel

Kinerja Saham MYOR yang Pernah Stock Split dengan Rasio Besar

7 Jul 2023, 13:16 WIB
kinerja saham myor
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi