Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Era Kendaraan Listrik, Prospek Saham SLIS Menjanjikan?

26 Mei 2023, 13:16 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
prospek saham slis

Prospek Saham SLIS - Era kendaraan listrik sudah di depan mata. Tanda-tandanya mulai dirasakan sejak tahun lalu di mana rencana subsidi kendaraan listrik digencarkan pemerintah guna mempercepat adaptasi masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan ini. 


Nah, melihat hal itu, banyak investor yang mulai melirik saham-saham kendaraan listrik karena prospeknya dinilai bagus. Salah satunya adalah PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS). Mau tahu ulasan singkat prospek saham SLIS? Langsung saja baca di artikel berikut ini.

Profil Bisnis SLIS

Berdiri tahun 1996, SLIS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis kendaraan listrik, terutama moped listrik, sepeda listrik, motor listrik, perangkat mobilitas pribadi, dan kendaraan khusus dengan merek Selis. 


Tidak hanya itu, perseroan juga memproduksi aksesoris dan suku cadang kendaraan listrik serta menyediakan fasilitas penunjang kendaraan listrik, yakni stasiun penukaran baterai di beberapa lokasi di Jakarta dan Tangerang. 


Adapun komponen elektronik lain yang dihasilkan seperti kipas angin, lampu, dispenser, rice cooker, dan masih banyak lagi.


Melalui pabrik yang dikelola di Tangerang, total produksi SLIS mencapai 60 ribu unit per tahun.


Baca juga: Analisis Saham ADHI: Laba Bersih Tumbuh Meski Pendapatan Tertekan

Bagaimana Prospek Saham SLIS?

Pada kuartal I/2023, laba bersih SLIS tumbuh 4,54% menjadi Rp7,14 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2022 yang mencapai Rp6,83 miliar. Meskipun demikian, total penjualan SLIS turun 3,28% menjadi Rp104,75 miliar dari sebelumnya Rp108,3 miliar.


Perolehan laba bersih terdorong oleh harga pokok penjualan yang berhasil ditekan 10,57% menekan menjadi Rp82,25 miliar.  Adapun penurunan beban penjualan sebesar 21,61% menjadi Rp380,78 juta. 


Namun, beban umum dan administrasi naik 29,3% menjadi Rp4,63 miliar. Beban keuangan juga naik 49,84% menjadi Rp4,69 miliar. Hal ini masih tertolong oleh pendapatan lain-lain sebesar Rp1,49 miliar, berbeda dengan kuartal I/2022  yang mencatatkan beban lain-lain sebesar Rp268,53 juta.


Prospek saham SLIS dalam hal kendaraan listrik cukup bagus. Untuk diketahui, SLIS dengan merek dagang Selis merupakan market leader di industri kendaraan listrik Indonesia. Target produksi Selis di tahun ini mencapai 40 ribu unit, dengan realisasi penjualan kuartal pertama ini terdiri dari 6.500 unit sepeda listrik dan 450 unit motor listrik.


Sebelumnya, SLIS via Juara Bike dan Sentramitra Dayautama sepakat menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan baterai motor listrik jenis litium yang bisa menghasilkan jarak tempuh hingga 300 km.


Dengan terbitnya peraturan subsidi kendaraan listrik, tentu SLIS akan diuntungkan karena masyarakat menjadi tertarik untuk beralih ke kendaraan berbasis listrik. Bahkan, populasi motor listrik di Indonesia sendiri ditargetkan mencapai 6 juta unit pada tahun 2025. 


Namun, tantangannya adalah sarana pengisian energi listrik untuk kendaraan listrik terhitung belum banyak. Sehingga masyarakat cenderung wait and see terlebih dahulu.


Baca juga: Saham GJTL Naik Terus, Yuk Kenalan Sama Emitennya!


Lalu, bagaimana prospek saham SLIS untuk saat ini? Bagaimana strategi tradingnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

prospek saham slis

Atau hubungi tim sales Emtrade +6282134277144


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

ASII Cetak Rekor Laba Bersih, Segini Potensi Dividennya

28 Feb 2024, 13:22 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih AALI Turun 34% Sepanjang 2023, Kapan Ada Perbaikan?

27 Feb 2024, 16:43 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih BFIN Turun Secara Tahunan Namun Naik Secara Kuartalan, Apa Penyebabnya?

26 Feb 2024, 15:43 WIB
article
ArtikelInsight

AUTO Cetak Kinerja Positif, Berapa Potensi Dividennya?

23 Feb 2024, 16:43 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi