Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Indonesia Ekspor Ayam ke Singapura, Gimana Peluang JPFA?

15 Mei 2023, 12:51 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
ekspor ayam jpfa

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia akan mengekspor 23.040 ekor ayam hidup atau setara 41,47 ton ayam broiler ke Singapura. Ekspor dilakukan oleh emiten poultry PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dari hasil budidaya anak perusahaannya, PT Ciomas Adisatwa.

Indonesia baru bisa mengekspor ayam ke Singapura karena baru mendapatkan izin ekspor atas daging ayam dan produk daging ayam dari Badan Pangan Singapura di tahun lalu. Perusahaan yang sudah mendapatkan izin salah satunya adalah JPFA (Ciomas Adisatwa).

Hal itu sejalan dengan kebutuhan ayam di Singapura yang tiap tahun terus meningkat. Di sisi lain pasar domestik justru mengalami kelebihan pasokan ayam broiler di mana 3,8 juta ton produk ayam dihasilkan sepanjang 2022. Sehingga peluang ini dimanfaatkan oleh JPFA dengan melebarkan sayap bisnis ke Singapura.

Prospek JPFA Sebagai Eksportir

Di tahun ini JPFA menargetkan 1.500 ton atau sekitar 900.000 ayam hidup diekspor ke Singapura. Tidak hanya itu, JPFA juga tengah menjajaki peluang ekspor produk unggas lainnya. Dengan begitu pendapatan ekspor berpotensi meningkat. Pada tahun 2022 dan 2021 penjualan ekspor masing-masing sebesar Rp820,92 miliar dan Rp623,2 miliar. Sementara itu kontribusi terhadap total penjualan bersih tipis 1,7% dan 1,4%.

Meski kontribusinya kecil, kinerja penjualan ekspor terus meningkat bahkan di tengah-tengah penjualan bersih yang menurun. Pada kuartal I/2023 penjualan JPFA turun 3,23% secara tahunan menjadi Rp11,76 triliun. Sedangkan penjualan ekspor naik 9,42% secara tahunan menjadi Rp200,83 miliar.

Capaian laba operasi JPFA di tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp2,51 triliun dan laba bersih Rp1,11 triliun. Ini sejalan dengan pendapatan yang berpotensi naik 11,25% menjadi Rp54,48 triliun dari 2022 Rp48,97 triliun.

Walaupun begitu ada tantangan yang mungkin dihadapi dalam jangka pendek. Sebab adanya penyesuaian pasokan ayam akan memengaruhi harga ayam broiler itu sendiri. Terlebih lagi harganya yang melandai setelah Ramadan berpotensi menjadi sentimen yang memberatkan bagi kinerja segmen bisnis broiler.

Baca juga: Amerika Potensi Gagal Bayar Utang, Apa Dampak ke Indonesia?

Lalu, apakah sahamnya potensial untuk buy saat ini? Gimana strategi dan peluangnya? 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi