Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Bagi Yield Dividen 23%, Gimana Prospek Saham TOTL?

12 Mei 2023, 15:43 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham totl

Saham TOTL – Emiten konstruksi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) baru saja mengumumkan pembagian dividen jumbo untuk tahun buku 2022. Bahkan setelah pengumuman, harga sahamnya langsung melesat 24,85% ke level 422 pada perdagangan Rabu lalu (10/05).

TOTL akan tebar dividen senilai Rp341 miliar, naik 300% dari sebelumnya Rp85 miliar. Sehingga dividen per sahamnya senilai Rp100. Berdasarkan harga penutupan hari Rabu Rp422 per saham, itu berarti yield yang dibagikan cukup besar, yakni 23,7%.

Sebagai informasi, dividen tersebut setara dengan 372% dari laba bersih Rp91,67 miliar pada 2022. Perolehan laba bersih turun 9,83% dari Rp101,68 miliar pada 2021. Sehingga kemungkinan sumber dana berasal dari kas atau laba ditahan yang mana kas dan setara kas per saham mencapai Rp258,5/saham, dengan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya Rp829,6 miliar per Desember 2022.

Di sisi lain pendapatan saham TOTL naik 30,46% menjadi Rp2,27 triliun karena ditopang carryover yang cukup besar dari outstanding works pada tahun-tahun sebelumnya.

Jadwal Pembagian Dividen TOTL

  • Cum date di pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2023
  • Ex date di pasar reguler dan negosiasi: 22 Mei 2023
  • Cum date di pasar tunai: 23 Mei 2023
  • Ex date di pasar tunai: 24 Mei 2023
  • Recording date: 23 Mei 2023
  • Pembayaran dividen: 9 Juni 2023

Baca juga: TOWR Siap Tebar Dividen, Berapa Yield-nya?

Prospek Saham TOTL

Hingga Maret 2023, TOTL mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 8,62% menjadi Rp29,68 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp27,31 miliar.

Selain itu, pendapatan TOTL juga mengalami kenaikan sebesar 3,80% menjadi Rp618,86 miliar dari Rp596,17 miliar. Jika dilihat dari segmen bisnisnya, jasa konstruksi menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan sebesar Rp612,57 miliar.

Di tahun 2023 saham TOTL menargetkan kontrak baru tumbuh 30% dari 2022 menjadi Rp2,6 triliun. Adapun kontrak baru yang sudah diraih sebesar Rp65 miliar pada Februari silam. Sedangkan target pendapatan dan laba bersih 2023 masing-masing Rp2,3 triliun dan Rp95 miliar.

Meski begitu ada beberapa faktor perlu diwaspadai seperti konflik geopolitik yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi Indonesia, kenaikan harga bahan baku, hingga Pemilu 2024.

Namun, TOTL mengupayakan dalam bentuk kebijakan optimalisasi kelebihan biaya yang telah mendorong efisiensi pelaksanaan proyek. Sehingga diharapkan dapat mempertahankan kinerja.

Baca juga: ADRO Bagi-Bagi Dividen US$500 Juta, Dapat Yield Berapa?

Sekilas Tentang Bisnis Saham TOTL

TOTL menyediakan layanan konstruksi yang meliputi sektor konstruksi gedung, infrastruktur, dan fasilitas industri.  Beberapa proyek yang telah diselesaikan antara lain Masjid Raya Padang, Islamic Center di Samarinda, Wihara Mahavira Graha, Gereja di Graha Reformed Millennium, Central Park di Jakarta Barat, Proyek Mega Terpadu di Kemang Village, dan Trans Studio di Makassar.

Selain itu, TOTL juga memiliki anak perusahaan yang bergerak dalam pengembangan properti, yakni PT Adhiguna Utama, PT Total Persada Development, dan PT Total Camakila Development .

Baca juga: Amerika Potensi Gagal Bayar Utang, Apa Dampak ke Indonesia?

Kira-kira apakah saham TOTL potensial untuk buy saat ini?  Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

saham totl

Atau hubungi tim sales Emtrade +6282134277144


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

IDX High Dividend 20: Apa Saja dan Kapan Jadwal Pembagian Dividennya?

3 Mei 2024, 14:14 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi