Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Analisis Saham SCMA: Akankah Kinerjanya Membaik di Tahun Ini?

4 Mei 2023, 16:07 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
analisis saham scma

Analisis Saham SCMA – PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) adalah sebuah perusahaan media yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang televisi dan media digital, serta memiliki beberapa stasiun televisi populer seperti SCTV dan Indosiar.

Dalam memilih SCMA sebagai pilihan investasi, ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan. Hal ini dilakukan agar investor bisa menentukan investasi yang tepat di waktu yang tepat pula. Oleh karena itu, artikel ini ditulis agar dapat memberikan gambaran secara ringkas terkait prospek sahamnya.

Jika kamu sedang watch saham SCMA, langsung saja simak analisis saham SCMA berikut ini.

Profil Bisnis SCMA

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) didirikan pada tahun 1999 dengan nama PT Cipta Aneka Selaras. Namun, kemudian namanya berganti menjadi PT Surya Citra Media pada tahun 2001. Perusahaan ini utamanya bergerak di bidang penyiaran saluran televisi gratis (FTA).

Selang setahun kemudian, perseroan melakukan pengambilalihan saham sebesar 99,99% PT Surya Citra Televisi (SCTV). Totalnya SCMA mempunyai empat saluran televisi utama saat ini antara lain SCTV, Indosiar, O Channel, dan platform streaming Vidio.com. Ada juga bisnis iklan.

Selain itu SCMA juga bergerak dalam bidang produksi seri drama dan film untuk televisi melalui anak perusahaannya yang lain, PT Screenplay Produksi yang pengalihansahamnya dilakukan tahun 2013 sebesar 51% bersama perusahaan induk PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Baca juga: Kinerja Saham MNCN Kuartal I/2023 Menurun Faktor ASO dan Siklus Tahunan

Analisis Saham SCMA dari Kinerja Terbaru

Surya Citra Media (SCMA) mencatatkan penurunan laba bersih 74% pada kuartal I/2023 menjadi sebesar Rp66,66 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp284,84 miliar. Hal ini sejalan dengan pendapatan yang juga turun tipis 0,65% menjadi Rp1,52 triliun dari periode sama tahun lalu.

Kinerja SCMA yang menurun ini disebabkan oleh beberapa pos beban yang mengalami pelonjakan. Beban program dan siaran SCMA meningkat 19,6% menjadi Rp969,21 miliar dari Rp810,39 dan beban usaha meningkat 3,6% menjadi Rp450,73 miliar dari Rp435,07 miliar. Sedangkan pendapatan operasi lainnya menurun drastis 90% dari menjadi Rp7,67 miliar Rp76,04 miliar. Ini perlu diperhatikan saat melakukan analisis saham SCMA.

Meskipun demikian, SCMA mencatatkan pendapatan keuangan yang melesat 279,4% dari Rp6,16 miliar menjadi Rp23,37 miliar. Di saat yang bersamaan beban keuangan juga mengalami peningkatan 13,7% dari Rp10,01 miliar menjadi Rp11,38 miliar.

Untuk memperbaiki kinerja keuangannya di tahun ini, SCMA perlu melakukan beberapa upaya. Misalnya seperti mengurangi pos beban dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, sehingga biaya produksi bisa ditekan dan profitabilitas meningkat.

Salah satu katalis yang mungkin akan memengaruhi kinerja SCMA pada tahun ini adalah pemulihan pertumbuhan iklan setelah naiknya biaya bahan baku di 2022 menghambat Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Hal itu akan terdorong oleh tahun pemilu yang cenderung memberikan benefit pada sektor ini. 

Baca juga: Cadangan Emas ANTM Ternyata Sedikit, Dari Mana Pendapatannya?

Itu tadi adalah analisis saham SCMA. Bagaimana prospeknya? Apakah potensial? Cari tahu selengkapnya dengan upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

analisis saham scma

Atau hubungi tim sales Emtrade + 6282134277144


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi