Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Analisis Saham MYOR: Profitabilitas Tetap Solid di 2022

4 Apr 2023, 14:20 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
analisis saham myor

Analisis Saham MYOR - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) bergerak di bidang makanan dan minuman yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun. MYOR memproduksi berbagai produk seperti biskuit, wafer, cokelat, minuman, dan makanan ringan lainnya yang terkenal di Indonesia dan ekspor ke banyak negara. Saham MYOR sendiri terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi salah satu saham yang cukup populer di pasar modal Indonesia.


Dalam beberapa tahun terakhir, saham MYOR menunjukkan performa yang cukup baik di pasar modal Indonesia. Pada akhir tahun 2021, MYOR mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,94 triliun atau naik sebesar 64 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. 


Hal itu menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengelola bisnisnya dengan baik dan terus berkembang. Oleh karena itu, bagi para investor pemula yang ingin berinvestasi di pasar modal Indonesia, saham MYOR bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan. Berikut analisis saham MYOR.

Profil Bisnis MYOR

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) adalah perusahaan makanan dan minuman yang terkenal di Indonesia. Bisnis utama perusahaan ini adalah memproduksi dan menjual makanan dan minuman siap saji serta bahan-bahan dasar seperti kopi, teh, susu kental manis, dan lainnya. Produk-produk Mayora tersebar ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika.


Produk-produk unggulan Mayora meliputi biskuit merek Roma dan Malkist, wafer merek Beng Beng, kue kering merek Astor, permen merek Kopiko, dan minuman merek Torabika. Selain itu, perusahaan juga memiliki brand-brand baru seperti Energen, Beng Beng Maxx, dan Kopiko Brown Coffee yang terus dikembangkan untuk memenuhi permintaan pasar yang berkembang.


Untuk menjaga kualitas produk dan memenuhi standar internasional, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) terus melakukan inovasi dan penelitian. Perusahaan juga memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti halal, ISO, dan HACCP sebagai bukti komitmennya terhadap kualitas produk dan keamanan pangan. 


Baca juga: Analisis Saham MEDC: Kinerja 2022 Cemerlang, Laba Bersih Naik 1.000%

Analisis Saham MYOR dari Kinerja 2022

Secara tahunan di sepanjang 2022, pendapatan MYOR berhasil naik 9,9%  menjadi Rp30,6 triliun.  Ini paling banyak terdorong dari segmen package food yang naik 17,1% menjadi Rp18,57 triliun.  


Laba usaha melonjak menjadi Rp2,43 triliun, naik 37% dari periode yang sama pada tahun 2021 sebesar Rp1,77 triliun. Penghasilan lain-lain juga meningkat menjadi Rp72,94 miliar, naik 132% dari periode yang sama pada tahun 2021 sebesar Rp222,66 miliar.


Sumber penghasilan lain-lain MYOR  berasal dari keuntungan selisih kurs uang asing sebesar Rp360 miliar, naik dari Rp46 miliar pada periode yang sama tahun 2021, penghasilan bunga sebesar Rp30 miliar, naik dari Rp23 miliar pada periode yang sama tahun 2021, dan keuntungan penjualan aset tetap sebesar Rp2,07 miliar, turun dari Rp2,47 miliar pada periode yang sama tahun 2021.


Dari sisi laba bersih berhasil naik 63,7% secara tahunan menjadi Rp1,94 triliun.  Hingga 2022, MYOR juga mencatatkan neraca yang solid dengan kas yang meningkat 8,4% menjadi Rp3,26 triliun.


Baca juga: Analisis Saham CTRA: Laba Bersih Naik di Kala Pendapatan Menyusut

Lalu, bagaimana analisis teknikalnya? Dan bagaimana view ke depannya? Simak analisis saham MYOR selengkapnya dengan cara upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

analisis saham myor

Atau hubungi tim sales Emtrade +6282134277144


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi