Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Analisis Saham ACES: Pendapatan Naik, Laba Turun, Kenapa?

3 Apr 2023, 16:45 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
analisis saham aces

Analisis Saham ACES – Hari ini (03/04) PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyusul emiten lainnya yang sudah merilis laporan keuangan tahun 2022. Seperti diketahui, laporan keuangan menjadi salah satu sumber yang dapat dicermati investor guna mengetahui kinerja keuangan perusahaan. Apakah cuan atau rugi?

Umumnya emiten yang konsisten mencetak pertumbuhan kinerja akan menguntungkan pemegang saham dalam jangka panjang. Itu alasannya mengapa analisis fundamental penting untuk dilakukan investor.

Namun, jika tujuannya untuk trading, analisis fundamental ini untuk tambahan saja karena fokusnya lebih ke analisis teknikal. Dengan begitu keputusan yang dibuat akan lebih akurat karena telah mempertimbangkan kedua faktor tersebut.

Nah, di artikel ini kita akan membahas tentang saham ACES. Jadi, bagi kamu yang sedang watch atau sudah punya sahamnya, yuk simak dulu ulasan di bawah ini!

Profil Bisnis ACES

Sebelum masuk ke poin analisis saham ACES, pertama-tama mari kita kenalan dulu dengan emitennya.

PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) adalah perusahaan retail di bidang perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup yang memasarkan produk di bawah berbagai merek darang seperti ACE, Krisbow, dan KRIS. Didirikan tahun 1995, gerai pertama ACES dibuka pada tahun 1996 tepatnya di Karawaci, Tangerang.

Hingga saat ini ACES secara konsisten membuka gerai baru setiap tahunnya. Hingga 19 September 2022, perusahaan telah memiliki total 228 gerai ritel yang tersebar di lebih dari 52 kota di seluruh wilayah Indonesia. Di mana ACE Living World Alam Sutera menjadi flagship store ACES.

Pada tahun 2018 silam, ACE membuat gebrakan baru dengan membuka ACE Xpress. Bedanya, ukuran gerai ACE Xpress lebih kecil. Per 13 Agustus 2022, perusahaan telah memiliki 18 toko ACE Express di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Palembang.

Saham ACES pertama kali terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 November 2007. Ada sebanyak 515 juta saham yang ditawarkan dengan harga Rp820 per lembar saham. Itu artinya melalui aksi tersebut ACES mendapatkan dana segar sebesar Rp422,3 miliar.

Saat ini saham mayoritas dimiliki oleh PT Kawan Lama Sejahtera sebanyak 60%. Sedangkan 40% sisanya dimiliki masyarakat.

Baca juga: Analisis Saham BUKA: Berhasil Cetak Laba, Apakah Benar Kinerja Membaik?

Analisis Saham ACES dari Kinerja 2022

analisis saham aces

Sepanjang tahun 2022, ACES membukukan pendapatan bersih sebesar Rp6,7 triliun atau naik +3% dari tahun sebelumnya di Rp6,5 triliun. Hal ini didongkrak oleh adanya momen natal dan tahun baru di akhir tahun. Meskipun pendapatan naik, laba ACES justru menyusut menjadi Rp664,3 miliar atau turun -4% dari tahun sebelumnya di Rp690,7 miliar.

Penurunan laba ACES didorong oleh kenaikan beban pokok penjualan sebesar +5% dari tahun sebelumnya menjadi Rp3,4 triliun. Ada juga alasan lainnya karena kenaikan beban usaha +3% dari tahun sebelumnya menjadi Rp2,5 triliun.

Namun, karena pendapatan masih naik, maka bisa dibilang operasional bisnis masih tumbuh positif. 


Di sisi lain sentimen yang perlu diperhatikan adalah risiko fluktuasi nilai tukar rupiah mengingat sebagian besar produk ACES adalah impor. Selain itu terdapat risiko persaingan bisnis dan melemahnya spending masyarakat atas kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Alasan Dibalik Harga Saham Banking Turun Jelang Lebaran

Lalu, bagaimana analisis teknikalnya? Dan bagaimana view ke depannya? Simak analisis saham ACES selengkapnya dengan cara upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

analisis saham aces

Atau hubungi tim sales Emtrade +6282134277144

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

ASII Cetak Rekor Laba Bersih, Segini Potensi Dividennya

28 Feb 2024, 13:22 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih AALI Turun 34% Sepanjang 2023, Kapan Ada Perbaikan?

27 Feb 2024, 16:43 WIB
article
ArtikelInsight

Laba Bersih BFIN Turun Secara Tahunan Namun Naik Secara Kuartalan, Apa Penyebabnya?

26 Feb 2024, 15:43 WIB
article
ArtikelInsight

AUTO Cetak Kinerja Positif, Berapa Potensi Dividennya?

23 Feb 2024, 16:43 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi