Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Analisis Saham TKIM: Laba Bersih Melesat 86% Meski Beban Naik

31 Mar 2023, 16:01 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
analisis saham tkim

Analisis Saham TKIM – Sudah jadi rahasia umum kalau saat ini masyarakat Indonesia senang mencari keuntungan di pasar saham. Sayangnya, para pemula jarang yang sadar bahwa saham yang potensial memberi cuan tidak bisa sembarang dipilih berdasarkan “feeling” semata.

Nah, kesalahan ini yang kerap membuat investor maupun trader tidak bisa mengendalikan emosi di pasar. Alasannya karena tidak punya keyakinan dengan saham yang sudah dibeli. Padahal, kalau sudah dianalisis baik secara fundamental maupun teknikal, investor dan trader bisa jauh lebih santai. Sudah tahu kapan harus beli, jual, dan hold.

Maka dari itu di artikel ini kita akan membahas sekilas tentang analisis saham TKIM yang baru saja merilis laporan keuangan untuk tahun buku 2022. Kira-kira bagaimana kinerjanya di sepanjang tahun lalu? Sebelum itu, kita kenalan lebih jauh dulu yuk dengan perusahaannya!

Profil TKIM

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) adalah perusahaan yang bergerak sebagai produsen kertas. Ruang lingkup usahanya mencakup bidang industri, perdagangan, dan bahan-bahan kimia. Di mana saat ini TKIM memiliki kegiatan utama untuk memproduksi berbagai jenis kertas dan turunannya seperti kertas fotocopy, coated, dan carbonless.

Tidak hanya itu, TKIM juga memproduksi berbagai perlengkapan kantor dan kemasan industri. Contohnya seperti alat tulis, karton, buku tulis, memo, notepad, loose leaf, spiral, amplop, kertas, kado, dan masih banyak lagi.

Sebelum lanjut ke analisis saham TKIM, ketahui dulu sejarahnya di bursa. TKIM mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 April 1990 dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 9,3 juta lembar. Dengan harga penawaran Rp9.500 per lembar, TKIM meraup dana sebesar Rp88,35 miliar melalui aksi ini.

Secara kepemilikan, saat ini pengendali TKIM dipegang oleh PT Purinusa Ekapersada dengan porsi saham mencapai 59,67%. Sisanya sebesar 40,33% dimiliki masyarakat.

Baca juga: Cara Membaca Laporan Keuangan Perusahaan Tbk

Analisis Saham TKIM dari Kinerja 2022

analisis saham tkim

Lalu, bagaimana pencapaian kinerja perusahaan untuk tahun buku 2022?

TKIM berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan bersih +11% menjadi US$1,14 miliar. Kenaikan ditopang oleh semua segmen di mana kertas budaya naik +14% menjadi US$805,13 juta dan kertas industri naik +6,22% menjadi US$338,46 juta.

Selain itu dari sisi beban juga mengalami kenaikan. Beban pokok penjualan naik +11% menjadi US$985 juta dan total beban usaha naik +4,42% menjadi US$95,71 juta. Namun jika diperhatikan secara nominal, kenaikan pendapatan masih bisa memberi kompensasi atas kenaikan beban.

Adapun keuntungan dari selisih kurs yang turut menambah keuntungan perusahaan. Di mana seluruh kurs naik 3 kali lipat menjadi US$57,06 juta. Menyusul, bagian atas entitas asosiasi naik +75% menjadi US$387,58 juta.

Alhasil, dari sisi laba bersih TKIM berhasil mencatatkan kenaikan yang signifikan mencapai 86% secara tahunan menjadi US$463,34 juta.

Secara makro, TKIM berpotensi diuntungkan dari sentimen reopening China yang bisa meningkatkan ekspor. Sedangkan dari sisi domestik di tahun 2023 juga bisa cukup menguntungkan karena mobilitas sudah kembali normal dan mulai masuk ke tahun politik. Di mana umumnya saat tahun politik demand kertas berpotensi naik.

Baca juga: Belajar Analisis Fundamental Part 2: Laporan Keuangan

Mau cari tahu dan simak analisis saham TKIM dengan lebih komprehensif? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

analisis saham tkim

 Atau hubungi tim sales Emtrade + 6282134277144

-RE-


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi