Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum

13 Jan 2023, 16:28 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Perhitungan break even point memang kerap dilakukan dalam dunia bisnis. Namun, investor saham seperti kita juga dapat memanfaatkannya dalam hal mengatur modal sekaligus mengetahui posisi keuntungan. Oleh sebab itu tidak ada salahnya untuk memahami break even point lebih jauh jika ingin kegiatan investasi kamu lebih terukur.

Artikel ini akan menjelaskan beberapa hal mulai dari pengertian istilah hingga cara menghitung break even point. Pastikan kamu baca sampai selesai, ya!

Apa itu Break Even Point?

Dalam istilah akuntansi, break even point (BEP) menggambarkan kondisi tingkat produksi di mana total pendapatan produksi sama dengan total biaya produksi. Analisis ini digunakan untuk menentukan tingkat pendapatan dan laba yang harus dicapai oleh suatu perusahaan. Dengan menganalisis BEP, perusahaan dapat menentukan berapa produk dan jasa yang harus dijual agar modal bisa dikatakan impas.

Sedangkan arti break event point dalam ranah investasi adalah istilah yang menggambarkan jumlah modal yang dimiliki sama dengan harga pasar saat ini. Ketika trading dan investasi saham, idealnya target harga perlu dihitung supaya dapat menutupi biaya-biaya lain yang meliputi. Misalnya pajak, komisi broker, dan sebagainya yang juga diikutsertakan dalam perhitungan break even point. Nah, hal ini dilakukan untuk mengetahui posisi BEP, apakah modal dan harga sahamnya sudah impas?

Kalau saat ini nilai investasi kamu impas (ada di titik BEP), kamu tidak untung, tapi juga tidak rugi. Sementara kalau nilai investasi di atas BEP, itu tandanya kamu sudah mencetak profit. Makanya, BEP sering kali disebut sebagai titik balik modal.

Baca juga: 3 Pilihan Sektor yang Bisa Kamu Lirik di 2023

Perhitungan Break Even Point

Dalam dunia investasi, BEP dicapai ketika harga pasar setara dengan biaya aslinya.  Lain halnya kalau digunakan untuk keperluan bisnis yang membutuhkan rumus-rumus tertentu.

Agar lebih jelas, perhatikan ilustrasi sederhana di bawah ini:

Kamu beli saham A di harga Rp5.000 per saham. Jika harganya naik di atas Rp5.000, maka dengan begitu kamu sudah untung. Sementara itu jika harga bergerak turun di bawah Rp5.000, otomatis kamu merugi. Namun, ketika harga saham bergerak tetap di harga Rp5.000 kamu tidak untung dan tidak rugi karena sudah mencapai BEP (di luar perhitungan biaya lainnya).

Perhitungan break even point bermanfaat untuk mengetahui kapan investasi saham tersebut bisa balik modal.  Setelah berhasil balik modal, kamu tinggal menanti profit apabila harga saham kembali naik.

Baca juga: Saham Naik-Turun, Begini Cara Jitu Bill Gates Supaya Tetap Cuan

Grafik Break Even Point

perhitungan break even point

Contoh chart di atas menunjukkan saham yang bergerak dalam tren sideways. Katakanlah terbeli di level 1915-1980. Untuk mengamankan modal dari sideways berkepanjangan, saham dijual di level 1960. Dengan rentang harga beli tersebut, maka realisasinya -1% - +2,4%. Posisinya akan BEP jika harga beli di 1960. 

Baca juga: Saham Lagi Turun, Lebih Baik Average Down atau Beli Saham Lain?

Demikian penjelasan singkat tentang perhitungan break even point yang mesti kamu tahu. Jika kamu tertarik untuk belajar saham lebih lanjut supaya nilai investasi bisa melampaui BEP dan menghasilkan profit maksimal, upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

Istilah Price In Harga Saham, Apa Maksudnya?

10 Nov 2022, 16:18 WIB
price in harga saham
ArtikelPemula

Aset Safe Haven Emas, Pahami Maksud dan Keuntungannya Di Sini

11 Nov 2022, 16:21 WIB
aset safe haven emas
ArtikelPemula

Ekonomi AS Diprediksi Double-Dip Recession, Apa Maksudnya?

2 Nov 2022, 15:45 WIB
article
ArtikelPemula

Saham Gocap: Pengertian, Ciri-Ciri, Strategi Trading, dan Risikonya

21 Okt 2022, 17:16 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi