Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Aksi Agresif MUFG di Sektor Keuangan, Begini Efeknya ke BDMN

28 Des 2022, 15:47 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image
Raksasa keuangan asal Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) kini punya tentakel bisnis di industri keuangan Indonesia yang semakin luas. Pada Senin lalu (26/12), MUFG baru saja berinvestasi sebesar US$200 juta atau sekitar Rp3,1 triliun pada Silvrr Technology, pemilik aplikasi financial technology (fintech) Akulaku.

Berhubung Akulaku merupakan pemegang saham Bank Neo Commerce (BBYB), maka secara tidak langsung MUFG juga memiliki secara tidak langsung saham BBYB. Per September 2022, persentase kepemilikan Akulaku terhadap BBYB sebesar 25,66%.

Sebagai informasi, Akulaku adalah perusahaan fintech yang menyediakan berbagai layanan keuangan seperti Buy Now Pay Later (BNPL) dan pinjaman tunai di kawasan Asia Tenggara. Layanan BNPL Akulaku menempati posisi kelima yang paling populer di Indonesia tahun 2021 dengan porsi 20,4%.

Ekosistem MUFG di Tanah Air

MUFG tampaknya sedang gencar berinvestasi di industri keuangan tanah air. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di Asia Tenggara. Dengan demikian diharapkan memiliki pertumbuhan yang tinggi di masa depan.

Sebelum mencaplok Akulaku, MUFG mengumumkan rencana akuisisi terhadap Home Credit Indonesia sekitar EUR 200 juta atau setara Rp3,1 triliun melalui anak usahanya, Bank of Ayudhya Public Company Limited (Krungsri) dan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk. (ADMF). Krungsi akan memegang saham mayoritas dengan 75% saham Home Credit Indonesia, sedangkan ADMF 10% saham.

Home Credit merupakan salah satu layanan pembiayaan yang paling sering digunakan di Indonesia. Sebelumnya, Home Credit Indonesia mencatatkan total pembiayaan sebesar Rp5,9 triliun per September 2022 dan jumlah pelanggan lebih dari 5,5 juta orang per Juni 2022.

Dengan begitu bisnis pembiayaan milik emiten di IDX yang berelasi dengan MUFG antara lain Akulaku, Home Credit, Adira, dan MPM Finance, perusahaan pembiayaan hasil kolaborasi JACCS Co. Ltd., anak usaha MUFG, dengan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) .

Di luar bisnis pembiayaan, MUFG mengakuisisi 19,9% saham Bank Danamon (BDMN) pada tahun 2017 silam dan bertambah jadi 73,8% pada 2018. Kemudian di tahun 2019 Bank Danamon dan BNP merger dengan BDMN sebagai entitas hasil merger. Kini kepemilikan MUFG atas saham BDMN mencapai 92,47% dengan jumlah saham yang digenggam mencapai 9,04 miliar.

Baca juga: Kepentingan Non-Pengendali pada Laporan Keuangan itu Apa Sih?

Efeknya ke Bank Danamon

Relasi dengan empat perusahaan pembiayaan tadi dinilai akan mendorong bisnis BDMN sebagai emiten bank milik MUFG. Ekspansi MUFG dengan investasi dan akuisisi BNPL seperti Home Credit dan Akulaku bisa memperkuat sinergi bisnis pembiayaan konsumer ke BDMN. Sampai Januari-September 2022 sudah ada penambahan customer dari sinergi itu sebanyak 7.800, deals pinjaman 1.000, dan kredit senilai Rp279 miliar.

Tidak hanya itu, kolaborasi dari ekosistem MUFG di tanah air juga akan memperkuat kredit consumer BDMN yang sampai Januari-September 2022 totalnya 37% dari kredit BDMN .

Walaupun begitu tetap ada risiko yang berpotensi menghambat pertumbuhan. Di antaranya adalah tren suku bunga BI yang masih melaju naik serta potensi laju ekonomi yang sedikit direm. Kedua hal itu berpotensi mengerek laju rasio kredit bermasalah jika BDMN terlalu ekspansif di kredit konsumer. Meski, per 9M 2022, NPL gross BDMN terus membaik di level 2,7% dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu di 3,1%.

Baca juga: Bedah Sektor Perbankan, Lebih Menarik Konvensional atau Digital?

Mau tahu prospek emiten yang berelasi dengan MUFG? Apakah menjanjikan ke depannya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE, SR-
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Dividen TLKM 2023, Simak Rinciannya Di Sini

13 Jan 2023, 16:26 WIB
article
ArtikelInsight

4 Saham Minuman Beralkohol yang Terdaftar di IDX

11 Jan 2023, 17:07 WIB
article
ArtikelInsight

Deretan Emiten Penambang Emas di Indonesia

5 Jan 2023, 15:32 WIB
article
ArtikelInsight

Ada Rencana Divestasi, Begini Nasib INCO Kalau Jadi BUMN

4 Jan 2023, 15:16 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi