Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

GOTO PHK 1.300 Karyawan, Begini Prospek ke Depannya

21 Nov 2022, 16:29 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image
PT Gojek Tokopedia Indonesia Tbk. (GOTO) mengonfirmasi rencana efisiensi dengan PHK sebanyak 1.300 karyawan. Rencananya, GOTO akan melakukan PHK ini paling lama di kuartal I/2023.  Dengan efisiensi ini, kira-kira bagaimana prospek saham GOTO?

Beban karyawan bukanlah menjadi satu-satunya komponen beban yang material bagi bisnis GOTO. Beban promosi, beban iklan dan pemasaran, dan beban pengembangan teknologi informasi dan infrastruktur juga dinilai berperan signifikan bagi komponen beban operasional GOTO, di mana masing-masing dari komponen tersebut menyumbang 22,4%, 10,6%, dan 7.98% terhadap total beban operasional GOTO. 


Sebagai catatan, GOTO memiliki total karyawan sebesar 9.630 orang per Juni 2022 yang tersebar di Indonesia, Vietnam, India, dan Singapura. 


Figure 1: Dinamika beban karyawan GOTO tahun 2018-Juni 2022

Sumber: IDX & Emtrade research


Dengan risiko suku bunga tinggi yang bisa memperlambat laju ekonomi, hingga mempengaruhi permintaan jasa perusahaan teknologi. Wajar manajemen mulai ambil tindakan efisiensi operasional untuk menjaga keberlanjutan perusahaan.

Apalagi, GOTO sebelumnya telah melaporkan berhasil menghemat biaya struktural sebesar Rp800 miliar dari berbagai aspek penghematan seperti teknologi, pemasaran, dan outsorcing.

Namun karena dinilai belum maksimal, maka langkah pemangkasan sebesar .,300 karyawan atau sekitar 12% dari total karyawan tetap dianggap perlu dilakukan dan diekspektasikan positif bagi perusahaan untuk memperbaiki kinerja bisnis di tahun mendatang, terutama di tahun 2023.

Beban karyawan bukanlah menjadi satu-satunya komponen beban yang material bagi bisnis GOTO. Beban promosi, beban iklan dan pemasaran, dan beban pengembangan teknologi informasi dan infrastruktur juga dinilai berperan signifikan bagi komponen beban operasional GOTO, di mana masing-masing dari komponen tersebut menyumbang 18,2%, 11,4%, 8,35% terhadap total beban operasional GOTO,

Kinerja Keuangan Saham GOTO


Teranyar, GOTO mencatatkan kenaikan pendapatan pada Januari-September 2022 sebesar 134% menjadi  Rp7,9 triliun dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Secara detail, meski imbalan iklan tercatat melonjak 148% menjadi Rp1,72 triliun, peran segmen imbalan jasa yang meningkat 72,7% menjadi Rp12,4 triliun masih berperan penting bagi tumbuhnya pendapatan GOTO secara keseluruhan. Hal ini karena segmen ini menyumbang 75% dari total pendapatan GOTO disepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022.

Figure 2: Kinerja Pendapatan dan Rugi Bersih GOTO (2018-2021)

Sumber: IDX & Emtrade research

Namun sayang, ibarat pepatah “lebih besar pasak daripada tiang”, tingginya beban operasional membuat GOTO belum dapat merealisasikan profit dengan kerugian yang dapat diakumulasi sebesar Rp20,3 triliun hingga September 2022. Bahkan, nilai kerugian tersebut memburuk dari kerugian tahun sebelumnya yang tercatat di level Rp11,5 triliun.

Dengan membaiknya tren kinerja GOTO, baik pasca efisiensi operasional maupun meningkatnya realisasi pendapatan perusahaan kedepannya, maka ada peluang bagi GOTO untuk terus bertumbuh dan memperbaiki kinerjanya. Namun, realisasi kinerja yang lebih baik masih perlu dimonitor oleh pelaku pasar, terutama di tengah tren tingginya risiko kenaikan tingkat suku bunga di seluruh dunia.

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


-WS-


Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.


Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Update Data Makro: Inflasi AS & China dan IKK Indonesia, Apa Implikasinya?

13 Mar 2024, 15:55 WIB
article
ArtikelInsight

Keluar dari MSCI, Indeks FTSE Siap Tampung CUAN

19 Feb 2024, 14:10 WIB
article
ArtikelInsight

Kembangkan Bisnis FTTH, ISAT Akuisisi Pelanggan MNC Play

21 Nov 2023, 12:01 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kinerja Marketing Sales Emiten Properti di Kuartal III/2023, Siapa Juaranya?

24 Okt 2023, 17:14 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi