Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

Istilah Price In Harga Saham, Apa Maksudnya?

10 Nov 2022, 16:18 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
price in harga saham

Berbicara soal istilah di stock market memang tidak ada habisnya. Mulai dari media sosial, situs berita, sampai event seminar sering kali menggunakan berbagai macam istilah yang mungkin masih terdengar asing di telinga.

Dalam hal ini, priced in menjadi salah satu yang kerap dijumpai saat membaca analisis maupun mendengar arahan market dari para analis. Priced in memiliki arti bahwa eskpektasi pelaku pasar telah tercermin pada harga saham saat ini.

Teorinya berangkat dari pemikiran Charles Dow bahwa “the market discounts everything” atau semua hal yang terjadi di perusahaan akan lebih dulu tercemin melalui harga sahamnya. Supaya lebih paham, yuk simak penjelasan istilah price in harga saham di bawah ini!

Memahami Istilah Price In

Trading dan investasi saham sama seperti membeli sebagian kepemilikan dari sebuah perusahaan. Harganya tentu akan berbeda dari waktu ke waktu tergantung faktor fundamental. Maka tidak heran saham bergerak fluktuatif setiap hari.

Jika ada berita negatif, harga saham cenderung akan turun. Jika ada berita positif yang menguntungkan perusahaan, harga saham cenderung akan naik. Artinya, investor sedang menilai prospek saham untuk mengantisipasi nilai masa depan yang lebih rendah ataupun lebih tinggi.

Nah, itulah yang disebut dengan price in harga saham. Price in merupakan istilah di mana pergerakan harga pasar sudah mencerminkan sentimen yang terjadi. Ketika terjadi aksi korporasi perusahaan, rilis data laporan keuangan perusahaan, dan sentimen dari makroekonomi maka hal tersebut berdampak terhadap pergerakan saham.

Alasannya karena investor sudah memperhitungkan segala kemungkinan yang terjadi ke depannya. Sehingga ada dorongan beli maupun jual yang kemudian menggerakkan harga saham naik dan turun.  Ini memberi gambaran tentang apa yang dipikirkan oleh pelaku pasar terkait potensi masa depan bisnis dan ekonomi.

Misalnya saat ada sentimen Covid-19, investor dengan cepat menilai bahwa kondisi ekonomi akan melemah dalam waktu dekat. Hal ini mendorong mereka untuk menjual kepemilikan saham yang pada akhirnya menekan harganya. Jadi tidak heran IHSG sempat koreksi dalam pada awal tahun 2020 hingga Maret 2020.

Sebagai informasi tambahan, Wall Street Journal menyebutkan penggunaan istilah price in harga saham berawal dari orang-orang Wall Street sebagai pengganti ‘antisipasi market’.

Baca juga: Support dan Resistance MA vs Horizontal Line, Mana yang Lebih Oke?

Contoh Price In Harga Saham

Berikut adalah beberapa contoh sentimen yang sudah di-price in oleh pasar.

  1. PTBA: saham sudah price in pada tanggal 18 Oktober 2022 dari sentimen perseroan yang dipaksa untuk membeli PLTU PLN senilai Rp12 triliun. Hal ini direspons negatif terlihat dari harganya yang turun tajam sampai breakdown dari support. Indikasinya PTBA bakal lanjut turun.


  1. UNVR: saham sudah price in pada tanggal 28 Oktober 2022 akibat rilis laporan keuangan yang hasilnya mengalami perlambatan. Sehingga pelaku pasar merespons negatif dan harga saham mengalami pelemahan signifikan.

    price in harga saham

Baca juga: Berapa Persentase Floating Loss yang Ideal untuk Average Down?

Itu tadi penjelasan tentang price in harga saham. Untuk belajar lebih banyak tentang sahan, silakan upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum

13 Jan 2023, 16:28 WIB
article
ArtikelPemula

Aset Safe Haven Emas, Pahami Maksud dan Keuntungannya Di Sini

11 Nov 2022, 16:21 WIB
aset safe haven emas
ArtikelPemula

Ekonomi AS Diprediksi Double-Dip Recession, Apa Maksudnya?

2 Nov 2022, 15:45 WIB
article
ArtikelPemula

Saham Gocap: Pengertian, Ciri-Ciri, Strategi Trading, dan Risikonya

21 Okt 2022, 17:16 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi