Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconTeknikal

Saham Menyentuh Support dan Resistance Kuat, Apa yang Harus Dilakukan?

3 Nov 2022, 16:39 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Harga saham bergerak dalam sebuah ruangan dengan lantai (support) dan atap (resistance). Support adalah level psikologis yang menahan agar saham tidak jatuh lebih dalam. Sedangkan resistance adalah level psikologis yang menahan agar saham tidak naik terlalu tinggi.

Area support dan resistance yang sering diuji dan sulit ditembus biasa disebut sebagai support dan resistance kuat. Jadi ketika support tersentuh, saham kembali memantul ke atas dan tidak mampu menembus area tersebut. Sebaliknya, ketika resistance tersentuh, kenaikan akan tertahan dan saham kembali bergerak ke bawah.

Kedua area ini sering kali dijadikan acuan posisi jual dan beli saham. Maka dari itu kamu perlu tahu tips menghadapi saham yang menyentuh support dan resistance kuat supaya tidak salah ambil langkah.

Cara Mengidentifikasi Support dan Resistance Kuat

Sebenarnya cara mengidentifikasi adanya support dan resistance kuat cukup mudah. Seperti yang disebut sebelumnya, apabila area tersebut telah diuji beberapa kali, maka tergolong sebagai support dan resistance kuat. Dalam arti keduanya sempat tersentuh oleh saham tetapi tidak bisa ditembus selama beberapa kali.

Support kuat:

  • Menyebabkan pantulan harga naik tinggi

  • Diuji beberapa kali dan muncul adanya rejection (penolakan)


Gambar di atas menunjukkan bahwa saham sudah empat kali memantul di area 875, sehingga bisa disimpulkan area 875 menjadi area support yang kuat.   

Resistance kuat:

  • Menyebabkan pantulan harga turun dalam

  • Diuji beberapa kali dan muncul adanya rejection (penolakan)


Pada gambar di atas area resistance 386 sudah tiga kali menahan kenaikan harga saham, sehingga bisa disimpulkan bahwa area tersebut merupakan resistance yang kuat.

Baca juga: Cara Mengetahui Support dan Resisten Terkuat Agar Trading Optimal

Beberapa Hal yang Bisa Dilakukan

Apa yang harus dilakukan jika saham menyentuh support kuat? Sebelum mengambil keputusan, kita harus tunggu konfirmasi terlebih dahulu. Konfirmasi yang dimaksud adalah munculnya candle bullish reversal atau pola chart pembalikan arah menuju naik dengan volume tinggi di sekitar area tersebut.

Jika tanda-tandanya sudah terlihat, bisa ambil peluang dengan melakukan buy on weakness atau beli saham di support yang sebelumnya didahului downtrend. Namun jika belum muncul, itu artinya kecenderungan harga masih berpotensi turun.

Pada contoh gambar support kuat di poin sebelumnya, pantulan keempat akan membuat trader optimis bahwa harga saham bakal naik lebih tinggi karena sudah teruji sebagai support kuat sebanyak empat kali. Kemudian terlihat harga saham terus bergerak ke atas. Selama trennya belum patah, maka bisa tetap hold.

Lalu, bagaimana jika harga saham menyentuh resistance kuat? Apakah sebaiknya profit taking atau bisa hold dulu? Jawabannya tergantung. Jika muncul tanda reversal di sekitar resistance kuat seperti candlestick bearish reversal atau pola chart bearish reversal, maka kita bisa lakukan sell on strength untuk profit taking. Sell on strength adalah strategi jual saham di area resistance

Namun jika harga saham masih menunjukkan penguatan, seperti naik dengan diikuti candle solid dan volume tinggi, maka kita bisa hold saham tersebut. Tujuannya agar bisa merasakan peluang kenaikan saham yang berpotensi masih berlanjut.

Baca juga: Histori Pergerakan Saham Big Caps di Bulan Desember, Cocok untuk Window Dressing?

Mau belajar analisis teknikal langsung dari Coach yang berpengalaman? Atau dapat trading signal dari Stock Picks Emtrade? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Saham Grup Barito Merosot, Kapan Balik Arah?

10 Jan 2024, 10:48 WIB
article
ArtikelTeknikal

Strategi Trading Saham Saat Market Sideways

14 Jan 2023, 13:30 WIB
article
ArtikelTeknikal

Setting Moving Average Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

2 Des 2022, 17:05 WIB
article
ArtikelTeknikal

Cara Kerja Big Fund Saat Jual-Beli di Pasar Saham

9 Nov 2022, 15:37 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi